Meminimalisir Dampak Banjir Dengan Bioretensi | BIDIK Tangsel
Home / Advertorial / Meminimalisir Dampak Banjir Dengan Bioretensi
Iklan Ucapan

Meminimalisir Dampak Banjir Dengan Bioretensi

Wali Kota Tangerang meminta kepada warga masyarakat Kota Tangerang untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan melului pembangunan biopori maupun bioretensi guna meminimalisir dampak banjir sebagai akibat dari meningkatnya curah hujan yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota disela kunjungannya ke lokasi genangan di daerah Petir Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (22/02/2017).

Pemerintah Kota Tangerang berharap masyarakat bisa berpartisipasi bikin biopori bikin bioporetensi, dan dilarang jangan buang sampah disaluran air karena curah hujan yang tinggi kalau salurannya banyak sampah jadinya tersumbat.

Menanggapi keluhan warga yang berada di Kebun Besar, Wali Kota Tangerang menjelaskan bahwa drainase di wilayah tersebut sudah dibangun sejak tahun 2016 dengan lebar berkisar antara 1-2 meter.

“Drainasenya kan sudah dibikin tahun kemarin sekarang persoalannya kan di crossing. Dan kemarin RW-nya sendiri juga mengakui baru ngusulin di Musrenbang tahun ini artinya baru masuk,” kata Walikota

Meski demikian mari bersama-sama mencari solusi banjir, untuk itu tahun ini pemkot Kota Tangerang usahakan untuk segera dibangun saluran yang melintas di jalan nasional tersebut.

“Meskipun itu jalan nasional kita juga kerjain. Itukan jalan nasional tapi arena ini untuk kepentingan masyarakat kota makanya kita kerjain meskipun itu jalan nasional,” ujar Wakikota.

Sementara itu terkait penanganan banjir dan genangan di wilayah Petir dan sekitarnya, Wali Kota juga langsung memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tangerang untuk melakukan penanggulan sementara di Kali Angke sepanjang kurang lebih 4 KM sebelum kemudian ditanggul permanen yang saat ini masih terkendala pembebasan lahan.

“Ini buat kepentingan masyarakat, jangan sampai mereka menjadi korban hanya karena adanya pihak lain yang tidak mau dibebaskan lahannya,” tegasnya.

Wali Kota juga menyampaikan permintaan maafnya kepada warga Kota Tangerang yang masih terkena dampak banjir, meskipun saat ini frekuensi waktu genangannya lebih singkat.

Dan diinformasikan bahwa kondisi genangan yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Tangerang sejak Selasa kemarin sudah mulai berangsur surut, masyarakat juga sudah mulai beraktifitas dan membersihkan rumah tinggalnya masing-masing yang kena dampak genangan.

About Redaksi

Check Also

Gedung BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangsel Diresmikan

Serpong – Kesenian silat khas Betawi “Palang Pintu” menjadi pengisi acara pertama Peresmian Gedung BPJS …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *