Angklung Banten Cikal Bakal Perkembangan Musik | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Angklung Banten Cikal Bakal Perkembangan Musik
Iklan Ucapan

Angklung Banten Cikal Bakal Perkembangan Musik

Serpong – Sekitar 23 orang asuhan Ketua Komite Musik Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS), Agus Gtave bermain Instrumental lagu Indonesia Pusaka.

Dengan komposisi instrumen 19 alat musik tradisional Angklung, yang juga termasuk alat musik tradisional provinsi Banten.

Konser Ansambel musik tersebut berlangsung di Serpong Tangerang Selatan Provinsi Banten dalam rangka berpartisipasi dalam acara Closing GIS 2 FEST Tahun 2016 yang digelar di Lapangan Global Islamic School 2 Serpong Tangerang Selatan, Sabtu (19/11-2016).

Tak hanya Alat musik tradisional Angklung yang bermain dalam lagu Indonesia Pusaka Aransemen Bang Agus Grave, tetapi juga melibatkan beberapa alat musik modern seperti Gitar, Kajon, Biola dll.

Tidak ketinggalan properti yang dikenakan adalah corak batik biru khas provinsi Banten. Baik kemeja atau ikat kepalanya.

Dalam acara tersebut, ada juga beberapa penampilan dari artis Ibu kota seperti Maliq, Naura dll sehingga menambah meriah acara Closing GIS 2 FEST di Buaran Serpong Tangerang Selatan.

Acara yang berlangsung selama 1 hari penuh dari pagi hingga sore hari 19 Nov 2016 itu di ramaikan juga oleh beberapa Group Band dan DJ.

“Semoga kegiatan konser Angklung ini menjadi cikal bakal yang baik untuk Perkembangan musik tradisional, bukan hanya sebatas kancah tingkat tangerang Selatan melainkan lebih luas lagi,” katanya

Sementara itu, masih ditempat yang sama, ditengah kerumunan pengunjung GIS 2 FEST Serpong, Agus Wahyudi yang biasa di sapa Bang Agus Grave mengungkapkan bahwa Alat musik tradisional seperti Angklung juga merupakan khas beberapa daerah, seperti Jawa Barat dan tidak dipungkiri bahwa angklung juga dimiliki oleh Provinsi Banten yang harus dilestarikan dan dikembangkan tidak hanya kalangan tua tetapi juga kalangan muda dan remaja.

“Bahkan, Angklung di Banten memiliki ciri khas, keunikan dan karakter yang berbeda dari pada Angklung Jawa barat. Contohnya mungkin seperti Angklung Buhun, Angklung Kanekes, Angklung Gubrak dan masih ada lagi Angklung khas Banten yang perlu dilestarikan,” ujarnya.

Di temui tempat terpisah Djaini Bin Mursin akrab di sapa Bang Djay selaku Ketua 1 Dewan Kesenian Tangerang Selatan yang bertugas di bidang organisasi & hubungan antar lembaga sangat mengapresiasi apa yang telah di lakukan oleh Bang Agus Grave dkk.

Dan semoga dapat menjadikan motivasi untuk para pelaku seni musik lain di kota Tangerang Selatan agar lebih dapat mengembangkan kreatifitas & bakatnya di bidang musik yang di tekuninya dan bisa menjadi musisi yang professional sampai kancah internasional membawa nama baik kota Tangerang Selatan juga tentunya.

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Tersangka Narkoba Ditangkap Di Kebon Jeruk

Tangsel – SatresNarkoba Polres Tangsel telah berhasil menangkap satu tersangka pengedar Narkotika jenis sabu berinisial …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan