Batik Tangsel Menuju Daya Saing Yang Kompetitif | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Batik Tangsel Menuju Daya Saing Yang Kompetitif
Iklan Ucapan
Exif_JPEG_420

Batik Tangsel Menuju Daya Saing Yang Kompetitif

Serpong – Sebagai langkah motivasi untuk para pegiat batik pemula dan simbol kecintaan terhadap batik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada hari Kamis (25/8-2016) menggelar acara Sosialisasi dan Pelatihan Cara Membatik.

Acara yang dilaksanakan di Resto Pondok Kemangi, BSD Kel. Lengkong Karya Kec Serpong Kota Tangerang Selatan, Dinas Koperasi dan UKM Tangsel mengangkat tema Pengembangan UKM kota Tangsel yang Inovatif dengan kearifan lokal menuju daya saing yang kompetitif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari yang ketiga dari agenda sosialisasi dan pelatihan cara membatik untuk 174 orang pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang batik Tangsel.

Exif_JPEG_420
UKM Batik Tangsel

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop) Kota Tangsel, Warman Syanudin dalam sambutan singkatnya mengatakan, berharap program batik ini akan terus di kembangkan secara turun menurun dengan cara membentuk tim-tim kecil di masing- masing anggota UKM di bidang batik, khususnya di Tangerang selatan.

“Membimbing terkait cara membatik, pemasaran dan model juga akan terus kami usahakan,” kata Warman, sesaat setelah memberikan sambutan.

Tujuan dibentuknya Koperasi dan UKM guna menunjang masyarakat yang ingin membuka usaha dan mempunyai bakat maupun ingin belajar buka usaha akan diberi bimbingan dan pelatihan-pelatihan yang dipandu oleh ahlinya.

Sementara itu. Asda. II Pemkot Tangsel, Dedi Dudiawan, yang secara bersama Warman didaulat menjadi “Peragawan Dadakan” mengatakan sampai saat ini Kota Tangsel belum mempunyai batik seperti di Solo, Pekalongan dan lain-lain sebagai ciri khasnya, tetapi kita sudah menunjukkan para UKM Batik Tangsel bersemangat untuk menghasilkan karya produksi batik sendiri.

“Kalau memang perlu harus mendatangkan ahli-ahli dari luar Kota Tangsel agar bisa menunjang hasil produk Batik Kota Tangsel dengan model dan inovatif yang lebih baik,” ujar Dedi.

“Mungkin dengan adanya Batik Tangsel kita akan usulkan kepada Pemkot untuk beraktifitas pada hari yang mengharuskan PNS memakai batik, sehingga dapat menunjang pemasaran dan model Batik yang ada di kota Tangsel,” jelasnya.

Dalam pameran tersebut terpilih pemenang-pemenang dari pilihan juri-juri yang dianggap mumpuni dibidang batik, dengan kriteria yang utama sesuai “pakemnya“. 

Kelompok Anggrek Bulan dengan motif Pucuk Rebung, Golok Ujung Turun dan Kembang Anggrek, tampil sebagai juara pertama, disusul motif Batik dari Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Pondok Aren diposisi juara kedua dan ketiga. (IsOne/Sugeng)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Gebyar HUT RI Ke 72 Di Gelar Kecamatan Setu

Setu – Gebyar Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-72 di gelar secara meriah dengan musik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan