Bongkar Pasang Segel Pemkot … Membingungkan ? | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Bongkar Pasang Segel Pemkot … Membingungkan ?
Iklan Ucapan

Bongkar Pasang Segel Pemkot … Membingungkan ?

Tangsel – Pencopotan Stiker Segel berlogo Pemerintah Kota (Pemkot) dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada empat toko modern milik PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) bisa berbuntut sanksi pidana bagi pelakunya.

Kuat indikasi hal ini dilakukan atas intruksi management perusahaan pengelola, namun hingga saat ini belum ada klarifikasi yang jelas, baik dari instrumen Pemerintahan Kota (Pemkot) maupun pihak Perusahaan pengelola toko modern tersebut.

“Kita sudah diperintahkan untuk melepas stiker tersebut atas arahan dari management pusat” ujar salah satu kepala toko yang bertugas seraya menunjukan suarat kuasa kepengurusan perijinan toko (20/10).

Adanya kejadian ini, menuai tanggapan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gabungan Anak Indonesia Bersatu (Gaib),  A. Jamaludin Selaku Ketua menyampaikan kepada awak media (23/10) melalu pesan Whatsap.

“Didalam Pasal 232 Ayat (1) KUHP dengan jelas disebutkan, barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan” tukas A. Jamaludin

Ketua LSM Gaib ini menyampaikan dengan tegas. “Ini merupakan sebuah penghinaan bagi institusi Pemkot dan Petugas Penegak Peraturan Daerah Kota Tangsel, dimana mereka telah bekerja dan bertindak tegas dalam polemik perijinan toko modern di Tangsel, yang tak kunjung selesai sejak 2014 lalu, ” tegas A. Jamaludin lagi.

Ketika dikonfirmasi, salah satu anggota penyidik PPNS yang enggan namanya disebut, menyayangkan perihal telah dilepasnya segel terhadap toko modern Alfamart.

“Saya telah mengecek ke lapangan, meski belum ada bukti dan penjelasan yang jelas siapa yang mencopot stiker segel tersebut, saya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi, sebagai petugas saya merasa harga diri saya di injak-injak. Bagaimana tidak, kita telah menjalankan tugas sesuai dengan aturan, tapi dengan adanya kejadian ini, wibawa kami seperti telah dicoreng” ungkap salah satu Anggota PPNS (23/10). (*)

Penulis : IsOne

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Biar Tak Ada Intimidasi, Verifikasi Lelang Di Aula Arhanud

Serpong – Unit Layanan Pengadaan adalah unit organisasi Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi yang berfungsi melaksanakan pengadaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan