Diskusi Publik Pemetaan Jaringan Terorisme di Asia Tenggara | BIDIK Tangsel
Menyambut Bukan Ramadhan
Home / Tangerang Selatan / Ciputat Timur / Diskusi Publik Pemetaan Jaringan Terorisme di Asia Tenggara

Diskusi Publik Pemetaan Jaringan Terorisme di Asia Tenggara

Exif_JPEG_420

Ciputat Timur – Diskusi Publik yang di selenggarakan oleh Jurusan Hubungan Internasional FISIP UIN Syarif Hidayatullah bertemakan Pemetaan jaringan Terorisme di Asia Tenggara pasca Serangan Bom Jakarta, pada hari Kamis (03/3-2016) bertempat di Auditorium FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Jalan Kertamukti, Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Hadir dalam Diskusi Publik tersebut narasumber atau pembicara, Kepala Pusat Internasional untuk Penelitian kekerasan Politik dan Terorisme Singapura, Prof. Rohan Gunaratna dan Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Tito Karnavian serta Moderator Badrus Sholeh.

Dalam penyampaiannya Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan jaringan teroris di Indonesia akan terus ada selama Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masih ada. Jaringan teroris di Indonesia kerap berhubungan dengan jaringan di luar Negeri, termasuk ISIS.

Kegiatan ISIS di Indonesia salah satunya adalah kejadian Bom Thamrin. Ada fakta bahwa jaringan teroris Thamrin dikendalikan Bahrun Naim, mantan terpidana teroris yang berada di Suriah dan bergabung dengan ISIS. Bahrun naim mengendalikan aksi teror Thamrin untuk menunjukkan eksistensinya sebagai pemimpin ISIS di Asia Tenggara.

Ada tiga tokoh Elit ISIS di Indonesia, yaitu Bahrum Naim, Bahrumsyah dan Salim Mubarok alias Abu Jandal. Ketiganya patuh dan tunduk dengan Pimpinan Tauhid Wal Jihad (TWJ) yaitu Aman Abdrurrahman. Aman Abdurrahman juga melakukan koordinasi dengan Abu Bakar Baasyir dan Iwan Kurniawan. Kelompok ini semuanya adalah Aliran Ta’firi yang mengkafirkan kelompok Islam lainnya.

Selain tiga tokoh tersebut ada juga kelompok Santoso yang bergerak di Sulawesi melalui  Mujahidin Indonesia Timur. Namun saat ini yaang berperan di Indonesiaa terutama dalam kaitannya Bom Thamrin adalah Bahrun Naim. Perannya sangat penting sekali terkait dengan ISIS yang ada di Suriah karena merupakan penghubung utama antara elite ISIS yang ada di Suriah dengan kelompok elite di Indonesia.

Kenapa Polisi terus mencegah WNI yang akan bergabung ke Suriah dengan ISIS. Karena Polri menganggap Kelompok ini sangat tidak sesuai dengan ajaran Islam dan kemanusiaan. Mereka akan menegakan Khilafah dengan cara mereka sendiri.

Apabila dilihat sejarah dulu saat perang Afghanistan cukup banyak WNI saat itu bergabung di Afghanistan dan setelah pulang ke Indonesia beberapa kelompok melakukan peledakan bom di Bali, kuningan dan JW Mariot. Untuk itu Polri akan terus melakukan pencegahan bergabungnya WNI ke Suriah.

Pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk meningkatkan  sistem kewaspadaan dan kepedulian lokal. Pimpinan daerah seperti Lurah bekerjasama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas harus aktif melakukan pengecekan didaerahnya terutama adanya orang yang tidak dikenal dan dicurigai.

Sementara itu (Kepala Pusat Internasional untuk Penelitian Kekerasan Politik dan Terorisme Singapura), Prof. Rohan Gunaratna, menyampaikan ISIS berkembang dengan jaringan yang tersembunyi di Indonesia. Yaitu jaringan Santoso yang terhubung dengan Abu Bakar Albagdadi.

Selain itu jaringan Indonesia juga melakukan komunikasi dengan jaringan Filipina.

Indonesia memeliki sejarah dengan Islam tradisional yang berkembang dengan baik. Sementara itu di negara seperti Afganistan, Irak, Syiria dan Libia kelompok terorisme yang berkembang pesat.

Diharapkan di Indonesia dengan adanya para ulama dapat mampu menekan terorisme, begitu juga dengan adanya kampus seperti UIN Syarif Hidayatullah ini dapat melahirkan cendekiawan Islam yang lebih moderat.

Kampus UIN juga diharapkan mampu menyebarkan Islam yang modern.

Kejadian bom jakarta, sangatlah mengejutkan namun pihaknya mengapresiasi kerja polisi dan militer  saat itu cepat mengatasi masalah yang ada.

Kapolda juga sangat paham benar dengan keberadaan kelompok ISIS di Indonesia. (*)

About Redaksi

Check Also

Pengendara Motor Terjatuh Dan Meninggal Dunia

Tangsel – Saat sedang mengendarai sepeda motor, seorang pengendara terjatuh dan meninggal dunia pada hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *