ITI Gelar Wisuda Sarjana dan Dies Natalis ke 32 | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / ITI Gelar Wisuda Sarjana dan Dies Natalis ke 32
Iklan Ucapan

ITI Gelar Wisuda Sarjana dan Dies Natalis ke 32

Setu – Wisuda Sarjana Dan Ahli Madya Serta Dies Natalis ke- 32 Institut Techologi Indonesia (ITI) dilaksanakan pada hari Sabtu (22/10-216) bertempat di Gedung Griya Widya Bakti (GWB) Puspiptek kel. Muncul Kec. Setu. Kota Tangerang Selatan.

img-20161022-wa0015

Peserta Wisudawan dan Wisudawati yang berjumlah 325 orang yang dihadiri oleh Kapten Arm.Gunawan, Wadanramil 04 Serpong, Wakapolsek Cisauk, Iptu. Sudadiono, Rektor ITI, DR. Isnu Wardianto, Wakil Rektor ITI, Marga Alisyahbana PHD, Ketua Pengolahan Limbah Cair Industri dan Bahan Baku Energi Terbarukan, DR. Ihr. Ratnawati, M. Eng. SC, Ketua dan Pengurus Yayasan Pengembangan ITI, Ketua dan anggota Senat, pejabat serta Civities Academica ITI.

Acara yang dimulai dengan prosesi Wisudawan dan wisudawati memasuki ruang sidang serta pembukaan sidang senat terbuka.

Ketua Pengolahan Limbah Cair Industri dan Bahan Baku Energi Terbarukan, DR. Ihr. Ratnawati M. Eng. Sc. menyampaikan orasi Ilmiah dengan judul “Limbah Cair Industri untuk Bahan Baku Energi Terbarukan”.

Menurutnya, dewasa ini tantangan yang akan dihadapi dunia kedepan salah satunya adalah kebutuhan energi yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi.

Kondisi ini harus dicermati mengingat energi mempunyai peranan penting untuk menciptakan ketahanan Nasional.

Berdasarkan dari buku BPPT Outlook Energi Indonesia *2015*. pada tahun *2030* total produksi Energi di Indonesia sudah tidak mampu lagi memenuhi konsumsi domestic sehingga Indonesia akan menjadi negara Net Importir energy.

Oleh karena itu untuk menjamin keamanan pasokan energi nasional perlu dilakukan usaha untuk Mencari sumber-sumber cadangan baru (Intensifikasi Energy), Menggunakan Energi secara efisien (konservasi energi), Mempercepat pemanfaatan Energy alternatif (Diversifikasi energi).

Namun sampai saat ini baru 5 persen hidrogen diproduksi dari sumber terbaru akan melalui proses elektrolisa air dan 95 persen masih diproduksi dari sumber yg tidak terbarukan atau fosil.

Lebih jauh reaksi reaksi ini diperlukan listrik, panas yang banyak, efisiensinya rendah serta dihasilkan gas yang mencemari lingkungan.

Oleh karena itu perlu dicari alternatif proses produksi hidrogen dengan teknologi murah, hemat energi dan listrik serta ramah lingkungan dengan bahan baku terbarukan.

“Hadirin para wisudawan yang berbahagia demikianlah orasi yang saya sampaikan semoga bermanfaat dikemudian hari,” katanya.

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Gebyar HUT RI Ke 72 Di Gelar Kecamatan Setu

Setu – Gebyar Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-72 di gelar secara meriah dengan mudik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan