Keuangan Syariah Capai Aset Signifikan Rp3.952 Triliun | BIDIK Tangsel
Home / Advertorial / Keuangan Syariah Capai Aset Signifikan Rp3.952 Triliun
Iklan Ucapan

Keuangan Syariah Capai Aset Signifikan Rp3.952 Triliun

Serpong – Otoritas Jasa keuangan (OJK) terus mendukung pengembangan Keuangan Syariah yang telah berkembang pesat dalam 5 (lima) tahun terakhir, baik dari jumlah pelaku maupun aset keuangan syariah di sektor perbankan, INKB, dan pasar modal.

Hingga bulan Mei 2016 aset perbankan syariah, pasar modal syariah dan INKB Syariah telah mencapai 3.952,1 triliun terdiri dari perbankan syariah 297,9 triliun, INKB syariah 74,9 triliun, dan pasar modal syariah 3.579,4 triliun (30/7-2016).

Menurut Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Edy Setiadi bahwa Peranan keuangan syariah dalam berbagai sektor ekonomi juga terus meningkat, antara lain melalui pendanaan APBN, proyek-proyek swasta, dan UMKM

“Selain itu, keuangan syariah juga telah hadir menjadi sarana bagi perencanaan keuangan, investasi, dan perlindungan risiko keuangan bagi masyarakat tanah air,” kata Edy Setiadi, yang dikutip dalam press conference, Jum’at, (5/7-2016) di Summarecon Mall Serpong.

Lebihlanjut, Edi mengatakan, meningkatnya peranan keuangan syariah juga terlihat dari peningkatan rasio aset keuangan syariah terhadap GDP.

“Total aset keuangan syariah dibandingkan GDP Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011 total aset keuangan syariah hanya mencapai 30,4% dari GDP. Nilai tersebut meningkat menjadi 40,3% pada tahun 2015,” ujar Edy.

Sebagai tindak lanjut dalam rangka pengembangan keuangan syariah, OJK bersama dengan industri keuangan syariah melaksanakan salah satu program unggulannya dalam bentuk “Keuangan Syariah Fair (KSF)” di Summarecon Mall Serpong, Kota Tangsel.

Sedangkan, Direktur IKNB Syariah, Mochamad Muchlasin, mengatakan aset INKB Syariah hin gga Mei 2016 berkontribusi 4,66 persen dari total aset keuangan syariah disumbang dari aset Perusahaan Asuransi Syariah 29,83 triliun, Perusahaan Pembiayaan Syariah 27,51 triliun, Perusahaan Modal Ventura Syariah 469 muliar, Perusahaan Penjamin Syariah 673 miliar, PT Pengadaian (Persero) 4,10  dan lembaga pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 12,21 triliun.

Sementara aset perbankan syariah hingga Mei 2016 mencapai 297,9 triliun atau tumbuh 9,38% dibanding posisi yang sama tahun lalu. Jumlah jaringan kantor bank syariah dan unit syariah mencapai 2.191 kantor dengan total dana pihak ketiga 238,37 triliun dan total pembiayaan 217,86 triliun.

Aset pasar modal syariah hingga Juli 2016 terdiri dari saham syariah 3.172 triliun, sukuk korporasi 11,11 triliun, sukuk negara 386,17 triliun dan reksadana syariah 9,92 triliun.

Dalam kegiatan Keuangan Syariah Fair (KSF) di Summarecon Mall Serpong, Kota Tangsel bertujuan untuk meningkatkan awareness, pemahaman dan utilitas masyarakat terhadap produk keuangan syariah dengan target peningkatan jumlah konsumen/investor produk keuangan syariah dan peningkatan pemahaman masyarakat tentang produk dan jasa keuangan syariah.

KSF yang diikuti oleh 36 industri keuangan syariah, yang terdiri atas 14 industri perbankan syariah, 11 industri keuangan non bank syariah, dan 11 industri pasar modal syariah.

Saat ini sudah ada 12 perusahaan efek yang memiliki sistem online trading syariah, sehingga semakin memudahkan masyarakat dalam investasi sesuai syaraiah.

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Kembali Warga RW 05 Paku Jaya Protes Proyek TOL Serpong

Serpong Utara – Warga RW 05 Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan