Pedagang Sembako, Tewas Mengenaskan, Polisi Geram, Dengan Tindakan Pembunuh Sumarmin | BIDIK Tangsel
Home / Hukum / Pedagang Sembako, Tewas Mengenaskan,
Polisi Geram, Dengan Tindakan Pembunuh Sumarmin
Iklan Ucapan

Pedagang Sembako, Tewas Mengenaskan,
Polisi Geram, Dengan Tindakan Pembunuh Sumarmin

Pondok Aren – Aparat kepolisian geram de­ngan tindakan perampok yang menghabisi nyawa pe­dagang sembako di Jalan Kemuning, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Korban diketahui bernama Sumarmin (40) ditemukan warga te­was dengan sejumlah titik lu­ka di tubuhnya, Sabtu pekan lalu (11/08-2016).

“Kita masih melakukan pe­nye­lidikan terkait pelakunya. Be­berapa warga sekitar juga sudah kita periksa. Selain itu, kita juga berkoordinasi de­ngan Polres Tangsel,” kata Kapol­sek Pondok Aren Kompol Indra Ranudikarta me­lalui sambungan telepon seluler, Minggu (12/08).

Polisi masih mengusut kasus ini dengan memeriksa tempat kejadian perkara dan meminta keterangan pihak-pihak terkait. Dari temuan di lapangan, didapati beberapa bungkus rokok di etalase warung Sumarmin hilang, diduga diambil oleh pelaku.

“Mengenai motif pembunuhan tersebut apakah perampokan atau murni pembunuhan masih dalam penyelidikan. Dan kasusnya sedang ditangani Polres Tangsel” katanya.

Dari dalam TKP, polisi mengamankan barang bukti berlumuran darah. Jasadnya tengah di otopsi di RSU Tangerang.

“Barang bukti sudah kita amankan. Jenazah sedang diotopsi dokter forensik,” ujar Indra

Jasad Sumarmin pertama kali ditemukan warga terbujur kaku dengan luka di dibagian bahu dan tiga lubang bekas tusukan benda tajak dibagian tengkuk dibelakang.

Bahkan, aksi kejahatan itu tidak diketahui tetangga rumah korban. Pria bertubuh gempal juragan itu, dua hari terlihat tetangga tidak membuka kiosnya. (IsOne/Abah)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Launching FJTangsel 2017, Spirit Smart Dan Modern Jurnalism

Tangsel – Perhelatan Akbar Festival Jurnalistik Tangsel (FTJ) 2017 resmi dilaunching, di Resto Bupe, Serpong, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan