LKAPP Sejuta Hati, Gelar 30 Pasutri Ikut Sidang Isbat Nikah | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / LKAPP Sejuta Hati, Gelar 30 Pasutri Ikut Sidang Isbat Nikah
Iklan Ucapan

LKAPP Sejuta Hati, Gelar 30 Pasutri Ikut Sidang Isbat Nikah

Pondok Aren – Sulitnya masyarakat mendapatkan program pemerintah, karena minimnya legal dokumen yang dimiliki, diantaranya kepemilikan akta nikah (Buku nikah) sebagai bukti otentik pernikahan yang syah secara hukum, sehingga berimbas kepada masyarakat.

Hal ini, disampaikan direktur Lembaga Konsultasi Advokasi Pembinaan Perkawinan (LKAPP) Sejuta hati, Ahmad Gozali, saat menggelar sidang Isbat nikah 30 pasangan suami istri (Pasutri) di Balai Ratu Jalan Tegal Rotan Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jum’at (25/11-2016)

Gozali menjelaskan,”Mengacu kepada undang undang perkawinan nomor 1 Tahun 1974 tentang hak wanita dan anak dalam keluarga. Sehingga diperlukan pelayanan terpadu seperti mengadakan sidang isbat nikah masal ini, merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat untuk mendapatkan kutipan akta nikah,” kata Gozali.

Gozali menuturkan, banyak isu perempuan dan anak-anak, terutama kasus kekerasan dalam rumah tangga yang sering terjadi ketika mengalami musibah atau masalaah, mereka selalu dihadapkan dengan legal dokumen, di saat mencari bantuan hukum

“Tidak adanya legal dokumen akta nikah, berdampak saat anak membuat akte kelahiran, tentu membutuhkan buku nikah atau mau melaksanakan ibadah haji, juga membutuhkan buku nikah. Nah inilah dasar pemikiran LKAPP melakukan sidang isbat nikah ini,” terangnya

Dalam kesempatan itu, nampak sejumlah pasutri diantar pihak keluarga yang rata rata menikah lebih dari lima tahun dan sudah memiliki cucu dengan sabar menunggu giliran sidang Isbat oleh petugas dari pengadilan agama Tigaraksa.

Sakup (64) warga Pondok Kacang Timur mengaku menikah secara hukum agama Islam tahun 1978, sudah memiliki 9 cucu dari 5 orang anak hasil pernikahan dengan Nisah (62).

“Kalau mau jujur, saya sempet bingung, sekarang mau nyekolahkan anak aja harus ada akte kelahiran, syaratnya harus ada buku nikah,” ungkapnya.

Sementara itu, kepala KUA Pondok Aren Suganda menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu oleh tiga intansi, di fasilitasi oleh LKAPP Sejuta Hati dan kantor urusan agama KUA Pondok Aren bekerja sama dengan Pengadilan Agama Tigaraksa.

“Mangfaat buku nikah diantaranya, kepengurusan dokumen lainnya, bukan sekedar untuk membuat akte kelahiran saja termasuk pembagian warisan dan lainnya.

“Diharapkan adanya kegiatan isbat nikah ini bisa menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat untuk memiliki buku nikah,” pungkasnya. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Penganiayaan Seorang Pelajar Terekam CCTV

Pamulang – Telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 KUHP dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan