Lurah Jurang Mangu Barat Menjembatani Permasalahan Warganya | BIDIK Tangsel
Home / Kesehatan / Lurah Jurang Mangu Barat Menjembatani Permasalahan Warganya

Lurah Jurang Mangu Barat Menjembatani Permasalahan Warganya

Iklan Ucapan

Pondok Aren – Keberadaan sampah yang ada di wilayah Pondok Jati Japos, Kelurahan Jurang Mangu Barat Kota Tangsel, diakui Lurah Jurbar, Ma’mun masih menjadi masalah yang belum terselesaikan, Jumat (11/3-2016).

Penyelesaian tempat pembuangan sampah dilokasi RT01/08 Kel. Pondok Aren dan RT01/09 Kel. Jurang Mangu Barat yang dibatasi oleh kali, kedua lahan tersebut merupakan milik Bahrudin alias Mayor, warga sekitar minta agar tidak menjadi tempat pembuangan sampah lagi.

“Masalah ini bisa di selesaikan di tingkat bawah,” kata Lurah Ma’mun.

Pemilik lahan, Bahrudin alias Mayor mengatakan kami mencari jalan keluar yang terbaik untuk permasalahan yang terbaik, dengan mempertimbangkan pekerja yang ada. Pak Rugiat adalah pekerja pengumpul sampah yang sekarang mempunyai pekerja sebanyak 8 orang kalau lahan tersebut ditutup, mereka juga harus dicarikan solusinya kalau sampai tempat sampah jadi ditutup.

Hadir dalam musyawarah warga tersebut Lurah Jurbar, Ma’mun, Babinsa Jurbar, Jemangin, Babinsa Pondok Aren, Abd Kodir, Binamas Jurbar, M. Supri, Binamas Pondok Aren, Ketua RW 09 Japos Kel. Jurbar, Dalimun, Ketua RT 01/09, Suarno, sekaligus perwakilan warga masyarakat Pondok Jati Japos.

“Warga banyak yang komplain karena bau dan asap pembakaran sampahnya, kita minta untuk menutup lokasi pembuangan sampah tersebut dan siap memberikan kompensasinya,” kata Suarno selaku Ketua RT 01/09 mewakili warga.

Setelah dilakukan musyawarah, akhirnya mendapat kesimpulan bahwa Rugiat menjadi pengangkut sampah dan digaji oleh biaya bulanan sampah warga dan diminta sampah tersebut langsung ke mobil penampung yang akan disediakan oleh Pemkot. Kota Tangsel dalam hal ini DKPP.

Sementara itu Rugiat pekerja pengangkut sampah yang sekarang mempunyai anak buah 8 (delapan) orang bernafas lega, karena kalau tempat sampah itu ditutup akan kehilangan pekerjaannya yang sudah digeluti selama ini.

“Sampah ini berasal dari 4 RT di RW 08 Pondok Jati, kebetulan tempat pembuangannya bersebelahan dengan RT 01/RW 09. Lahan tersebut sudah dipakai selama 35 tahun, sekarang baru di permasalahkan,” katanya kepada awak media.

Dengan adanya musyawarah tersebut, sama-sama mencari solusi, dan akhirnya pemilik lahan mendapat Kompensasi dan Rugiat bisa bekerja seperti biasa. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Gebyar HUT RI Ke 72 Di Gelar Kecamatan Setu

Setu – Gebyar Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-72 di gelar secara meriah dengan mudik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan