Masyarakat Lengkong Gudang Timur Gelar Rembuk Pemuda | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Masyarakat Lengkong Gudang Timur Gelar Rembuk Pemuda
Iklan Ucapan

Masyarakat Lengkong Gudang Timur Gelar Rembuk Pemuda

Serpong – Dalam pelaksanaan REMBUK PEMUDA dalam acara “FORUM SILATURAHMI PEMUDA PRIBUMI TANGSEL, yang dilaksanakan, Jum’at (9/12/2016) bertempat Joglo JPG, Lengkong Gudang Timur, Serpong Tangerang Selatan, yang dihadiri sesepuh, tokoh dan pemuda pemudi dari berbagai wilayah yang ada di Kota Tangsel dan sekitarnya.

Duduk bersama dalam kebersamaan untuk mencari solusi kedepan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat umum.

Dipelopori beberapa pemuda lengkong gudang timur, mencoba berembuk dalam pembangunan di Kota Tangsel.

Tampak hadir Ketua Kadin Tangsel, H. Kemal Pasha, H. Marius tokoh masyarakat, H. Sayuti, Ustad Sakir, Ketua APKLI, Desmon, Ketua Pedepokan dan Perguruan Silat Garaci, berembuk demi kemaslahatan masyarakat terutama pemuda yang selama ini kurang mendapat tempat mengisi pembangunan di wilayah sendiri.

Seperti disampaikan H. Kemal Pasha, Ketua Kadin Tangsel kepada awak media, mengatakan bahwa Kadin sangat mendukung sekali dengan adanya acara ini, karena merupakan bentuk perhatian yang wajar dan merupakan salah satu bentuk ekonomi kecil yang mengkedepankan trend share economic.

Sehingga tercipta ekonomi yang merata disemua lapisan masyarakat kita.

“Sekarang saya pemilik Apartemen Sky View, jika bisa dijalankan sebagai sebuah usaha, saya akan serahkan pengelolaannya kepada pemuda, seperti contohnya apakah karang taruna atau lainnya,” kata Kemal Pasha yang juga seorang pengusaha.

“Namun, saya tidak menginginkan adanya pengkotak – kotakan. Yang saya harapkan terciptanya persatuan dan kesatuan harus terjaga ditengah masyarakat sehingga ada rasa kedamaian,” ujarnya, saat hadir di acara tersebut.

Disampaikannya, kalau dimulai dari Building Management, kita bisa masuk kedalam dan mendapatkan peluang yang ada. Karena Walikota dapat memberikan kekuatan seperti Local content.

Disini kita harus memiliki dan membentuk local content, sehingga adanya kekuatan di wilayah Lengkong Gudang Timur.

Dikatakan Kemal Pasha bahwa masalah ekonomi merupakan masalah klasik, karena bisa saja muncul ketika masyarakatnya tidak memiliki informasi, pengusahanya tidak memiliki kepedulian, dan atau pemerintahnya tidak berpihak.

Inilah yang terlepas sendiri, padahal pemda seharusnya sebagai driver atau penggerak untuk mempersatukan semuanya.

Namun memang ada kendalanya, ketika masyarakat diberi kesempatan, ternyata mereka belum siap. Karena itu diperlukan trainning, pemberdayaan dan peningkatan manajemen terhadap masyarakat kita kedepannya.

Inisiator bisa saja dari pemerintah dan masyarakat sehingga terjadi pemberdayaan yang sesungguhnya.

Disisi lain, H. Marius lebih menitik beratkan pada Ekonomi Kreatif tercipta ditengah – tengah masyarakat. Kendala yang dikatakannya ada di Sumber Daya Manusia (SDM) dan ini menjadi tantangan kedepan untuk bisa lebih kompetitif dalam melihat peluang dan potensi yang ada terutama disekitar kita.

Dijelaskan H. Marius bahwa tempat ini dapat kita jadikan tempat uji coba, inkubator atau pilot project yang akan menginspirasi ditempat lainnya.

Karena kita harus bisa melihat peluang yang ada, menggerakkan kreatifitas warga dengan memberikan dukungan dan menyiapkan keperluan yang harus disiapkan.

“Kita akan mendorong siapa saja yang memiliki potensi dan akan kita fasilitasi mereka, contohnya kesenian palang pintu, akan kita tanya apa yang menjadi kendala, apakah alat, tempat atau lainnya, “ pungkas H. Marius yang juga pemilik Joglo JPG. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Penganiayaan Seorang Pelajar Terekam CCTV

Pamulang – Telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 KUHP dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan