Medsos Bersifat propokatif, Tidak Disebar Luaskan | BIDIK Tangsel
Home / Hukum / Medsos Bersifat propokatif, Tidak Disebar Luaskan
Iklan Ucapan

Medsos Bersifat propokatif, Tidak Disebar Luaskan

Pondok Aren – Danramil 19/Pondok Aren Kapten Arh Agus Suprahman ajak anggota Badan koordinasi dan komunikasi wilayah (Bakorkomwil) Ring 19 Pondok Aren Kota Tangsel nonton bareng bersama tayangan Mata Nazwa di Metro TV bertajuk ‘Menjaga Bhineka’ menghadirkan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo dan Kapolri Tito Karnavian bersama tokoh Ormas Islam.

Dalam kesempatan Apel bersama Kapten Arh Agus Surprahman menyampaikan bahwa intruksi pimpinan, bahwa jelang aksi demo diminta kepada seluruh Babinsa serta Bakorkomwil untuk meningkatkan kewaspadaan

“Bilamana ada hal Informasi dari Media Sosial yang bersifat propokatif untuk tidak disebar luaskan demi NKRI,” pesan Agus Suprahman

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta semua prajuritnya mengerahkan tenaga maksimal untuk menghadapi demonstrasi yang marak jelang pemilihan kepala daerah serentak 2017.

Jika situasi dianggap tak terkendali dan muncul tindakan anarkistis, prajurit TNI diminta tak segan menindak tegas yang dianggap mengganggu keamanan.

“Ini adalah perintah Panglima kepada prajuritku, jangan kamu ragu. Apabila ada dampak berakibat kepada dirimu, jangan ragu lakukan itu,” ujar Gatot dalam apel gabungan persiapan pengamanan pilkada serentak 2017 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

“Saya yakin kamu tidak akan dipenjarakan karena sebagai saksi karena Panglima TNI yang memberikan perintah,” kata dia.

Gatot mengatakan, sudah menjadi tugas TNI untuk mengamankan aksi unjuk rasa agar berjalan tertib dan aman.

Dengan demikian, massa bisa efektif dan merasa nyaman menyampaikan aspirasinya.

Namun, jika tensi meningkat dan mengancam keselamatan bersama, perlu ada tindakan keras dari TNI maupun Polri yang tergabung dalam satuan pengamanan gabungan.

“Apabila demo meningkat jadi anarkistis, bahkan radikal, yang kamu lindungi adalah rakyat Indonesia. Jangan sampai terkena dampak,” kata Gatot.

Gatot kemudian mengulang lagi instruksinya untuk mengutamakan keselamatan rakyat yang bisa terkena dampak aksi demo anarkistis itu.

Ia meyakini jumlah pendemo jauh lebih kecil dibandingkan masyarakat di luar yang keamanannya bisa terancam oleh sekelompok orang itu.

“Khusus prajurit TNI, jangan ragu lakukan itu, lindungi rakyatmu. Jangan ragu karena kamu adalah prajurit TNI yang memegang teguh sumpah prajurit dan Saptamarga dalam membela ideologi negara dan Pancasila,” kata Gatot.

“TNI tidak akan menoleransi gerakan yang ingin memecah belah bangsa dengan politisasi dan SARA,” katanya. (*)

Penulis : Abah

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Disdukcapil Tangsel Gelar Operasi Kependudukan Di Pondok Aren

Pondok Aren – Kegiatan Operasi Yustisi dan Bina Kependudukan Tahun 2017 dilaksanakan oleh Disdukcapil Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan