Penyeleksian Dewan Pendidikan Tangsel Hanya Seremoni Saja | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Penyeleksian Dewan Pendidikan Tangsel Hanya Seremoni Saja
Iklan Ucapan

Penyeleksian Dewan Pendidikan Tangsel Hanya Seremoni Saja

Serpong – Tim Seleksi Dewan Pendidikan Kota Tangsel, Kamis (1/12/2016) mengeluarkan pengumuman peserta calon Dewan Pendidikan yang lolos seleksi wawancara, yaitu : 1. H. Maryono,SE,MPd 2. Maya Yunus, M. Ag 3. H. Ngatimin Al Arif 4. Rifky Hermiansyah, S. Psi 5. Drs. H. Abdul Rojak, MA 6. H. Maman Syaifurahman, M. Pd 7. Drs. H. Sanaman, S. Pd 8. Ahmad Ghozali, SA.g.

Adapun nama yang ikut test seleksi, Senin (28/11/2016) yang lalu di Pranaya Suites Hotel Commercial Park BDC BSD Lot VIII No.3, Serpong, Tangerang Selatan seperti : 1. H. Maryono,SE,MPd 2. H. Ngatimin Al Arif 3. Drs. H. Abdul Rojak, MA 4. Iwan Setiyono 5. Ahmad Ghozali, SA.g 6. H. Maman Syaifurahman, M. Pd 7. Arif Amarudin, S. Sos. I 8. Maya Yunus, M. Ag 9. Rifky Hermiansyah, S. Psi 10. Drs. H. Sanaman, S. Pd 11. Ahmad Kosasih, SE 12. Drs. Eko Pranoto P M, M. Pd.

Dalam mengapresiasi kemajuan pendidikan di Kota Tangsel, maka Dewan Pendidikan memiliki tugas untuk memberikan rekomendasi kepada Walikota selaku yang mengeluarkan langsung Surat Keputusan (SK) Dewan Pendidikan.

Saat awak media bertemu Kasubag Umum & Kepegawaian Dindik Tangsel, Deni Hermawan yang juga panitia pelaksana dan pemberkasan di Dinas Pendidikan Tangsel di Jalan Buana Kencana, Sektor 12 BSD, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jum’at (9/12/2016), mengatakan,” kita sudah memberikan surat ke berbagai pihak untuk membentuk tim seleksi, seperti unsur Kemenag, DPRD, unsur pendidikan dan pengawasan, dan dilaksanakan sesuai jadwal,” ujarnya.

“Kita (panitia:red) ada mengirim surat ke sekretariat DPRD Tangsel Komisi II bidang pendidikan. Dan kami hanya menunggu dari DPRD Komisi II, siapa yang ditugasi, dan ternyata anggota Dewan Komisi II bidang pendidikan tidak ada yang datang mungkin karena sibuk paripurna. Karena itu, tim panitia pelaksana menunjuk Sridoyo menjadi salah satu tim seleksi. “ ujarnya,

Dalam pendaftaran awal ada 14 peserta, kemudian kita seleksi pemberkasan lolos 12 orang. Ditahap seleksi akhir tinggal 8 peserta dinyatakan lolos.

Semua ini sesuai Anggaran Dasar (AD) bahwa hanya 11 anggota Dewan Pendidikan, yang bersumber dari hasil seleksi 8 orang, unsur Legislatif 1 orang, unsur Kemenag 1 orang dan unsur Dinas Pendidikan 1orang. “ ujar Deni Hermawan menambahkan.

Di seleksi pemberkasan, Deni Hermawan sampaikan bahwa ada 2 peserta yang tidak lolos karena tidak ada Surat Keterangan Test Urien dari BNNK Tangsel.

“Karena test urien merupakan salah satu syarat penting dan utama. Sedangkan ke 12 peserta yang lolos karena ada Surat Keterangan Hasil Test Urine yang dikeluarkan pihak BNNK Tangsel, selain SKCK dari Kepolisian, “ ungkap Deni kepada awak media.

Berbeda keterangan sebelumnya, Senin (28/11/2016) lalu, Imam Supingi,S.Pd.,MM salah satu tim seleksi, mengatakan tahap pendaftaran melalui website, ada 35 peserta, ketika tahapan proses seleksi pemberkasan yang terisa hanya 12 calon peserta dan inilah yang mengikut tahapan seleksi wawancara.

Sedangkan Kepala Seksi Rehabilitasi dan Pemberdayaan BNN Kota Tangsel, Sony Gunawan, Selasa (29/11/2016) saat ditemui di kantor Jalan Puspitek Serpong No. 1, Setu, Kota Tangerang Selatan, membenarkan ada surat dari tim seleksi terkait calon seleksi Dewan Pendidikan.

Menurutnya, yang konfirmasi hanya 2 (dua) orang, tetapi yang datang hanya 1 (satu) orang untuk melakukan test urine.

Dari hasil test urine, kita sudah berikan Surat Keterangan Hasil Test Urine perhari itu juga yang ditandatangani oleh dokter.

“Kita jelaskan, pihak BNN Tangsel tidak mengeluarkan Surat Keterangan Bebas atau tidak terlibat kasus Narkoba karena bukan kewenangan kita, karena untuk masalah itu khan ada di SKCK kepolisian.” kata Sony Gunawan.

Lain lagi yang diutarakan anggota DPRD Tangsel Komisi II bidang Pendidikan, Azis, ketika dikonfirmasi, Rabu (30/11/2016) di acara Puspitek mengatakan, ada tapi saya hanya dikonfirmasi melalui WA.

Saat disampaikan bahwa hasil seleksi hanya menunggu pengumuman, anggota Dewan mengatakan, Oh iya hasilnya akan diserahkan ke dewan.

Namun akhirnya dikatakan, akan dilihat regulasinya dulu.

Akhirnya muncul pertanyaan ditengah masyarakat, apakah Dindik Tangsel sebagai tim pelaksana kurang melakukan sinkronisasi, sosialisasi dan transparansi dalam seleksi anggota Dewan Pendidikan Tangsel periode 2016 – 2021 ataukah hanya sebatas seremonial saja ?

Sungguh sangat disayangkan jika hal ini terjadi, karena Walikota Tangsel jelas memiliki komitmen memperhatikan kemajuan dunia pendidikan khususnya di Kota Tangsel.

Walaupun Dewan Pendidikan adalah non struktural tetapi memiliki peran yang sangat penting untuk mengawasi dan merekomendasikan kemajuan pendidikan kepada Walikota Tangsel secara langsung.

Dan masyarakat semakin pesimis akan kinerja Dewan Pendidikan kedepannya. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Biar Tak Ada Intimidasi, Verifikasi Lelang Di Aula Arhanud

Serpong – Unit Layanan Pengadaan adalah unit organisasi Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi yang berfungsi melaksanakan pengadaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan