SMKN 2 Tangsel Gelar Job Matching SMK 2016 | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / SMK Negeri 2 Tangsel,
Jembatani Lulusan SMK dengan Job Matching SMK 2016

SMK Negeri 2 Tangsel,
Jembatani Lulusan SMK dengan Job Matching SMK 2016

Kepala SMK Negeri 2 Kota Tangsel, Drs. H. Ambiar, M. Pd
Iklan Ucapan

Pondok Aren – Guna mengasah kreatifitas serta ajang refreshing, usai melaksanakan ujian nasional (UN) sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri II Kota Tangerang Selatan (Tangsel) antusias mengikuti Lomba Pentas Seni yang digelar dihalaman SMK Negeri 2 Tangsel, Jalan Pondok Aren Raya, Kota Tangsel, Jumat (15/04-2016).

Kepala SMK Negeri 2 Tangsel, Ambiar menjelaskan, bahwa kegiatan ini akan di jadikan agenda rutin setiap tahunnya untuk para siswa agar menjadi sebuah wadah dalam pengembangan kreatifitasnya. Sehingga bakat mereka tersalurkan dan lebih terpacu lagi dalam mengembangkan kreatifitasnya.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin, karena setiap anak akan mendapatkan wadah untuk berekspresi di lomba pentas seni tersebut, ajang refreshing bagi para murid yang telah berjuang dalam masa ujian kemarin,“ ujarnya.

Dikatakan Ambiar, untuk tahun 2016 sebanyak 8800 siswa SMK se Tangsel telah selesai melaksanakan UN, untuk SMKN 2 Tangsel sendiri diikuti sebanyak 362 siswa.

Sebagai wujud peningkatan pelayanan terhadap lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sebagai jembatan bagi perusahaan untuk melakukan rekrutmen kepada lulusan SMK di Kota Tangsel, SMK Negeri 2 Tangsel menyelenggarakan job fair atau Job Matching SMK 2016 selama 2 (dua) hari bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan.

Job Matching SMK 2016
Job Matching SMK 2016 yang diikuti oleh 16 perusahaan se Jabodetabek sangat diminati para Lulusan SMK

Job Matching SMK 2016 yang diikuti oleh 16 perusahaan se Jabodetabek siap melakukan seleksi dan rekrutmen tenaga kerja dari lulusan SMK yang dilaksanakan di SMKN 2 Kota Tangsel

“Perlu disadari bahwa tanggung jawab layanan di SMK itu bukan hanya meluluskan siswa, tetapi juga bagaimana memasarkan para lulusan SMK ke dunia kerja atau dunia usaha. Tidak ada kesempatan untuk tidak serius, terlebih menjelang pasar bebas ekonomi baik ASEAN dan lainnya. Kualitas layanan pendidikan di SMK harus bisa menjawab kebutuhan kemampuan siswa dan pasar. Input yang baik akan menghasilkan output yang baik”, pungkas Ambiar. (IsOne/Abah)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Penganiayaan Seorang Pelajar Terekam CCTV

Pamulang – Telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 KUHP dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan