TPA Cipeucang Di Demo Karena Bau ! | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / TPA Cipeucang Di Demo Karena Bau !
Iklan Ucapan

TPA Cipeucang Di Demo Karena Bau !

Setu – Rencana warga mengatas namakan Forum Masyarakat Serpong Peduli (FORMASI) melakukan aksi unjuk rasa  menuntut Pemerintah Kota Tangerang Selatan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Pemkot Tangsel.

Akhirnya warga melakukan demo di TPA Cipeucang yang menuntut keberadaan TPA Cipeucang di Serpong dan Kademangan Setu yang selama ini mencemari udara serta lingkungan di sekitar Serpong.

Aksi unjukrasa yang disambut oleh Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Taher Rochmadi, serta anggota DPRD Komisi 4 Arnopi, dan Riski Jonis.

Koordinator aksi Abdul Manaf mengatakan, berbagai permasalahan yang muncul akibat menumpuknya sampah, selain bau busuk yang menyengat, aliran air juga kerap menggenangi pemukiman warga yang dan kerap mengganggu hingga menyebabkan berbagai penyakit.

“Aktifitas masyarakat jadi tidak nyaman, warga juga disuguhi bau tiap hari,” ucapnya lagi kepada awak media, Rabu (2/11/2016) di lokasi.

Abdul Manaf menambahkan, akibat bau, perekonomian masyarakat yang membuka usaha kuliner juga lumpuh.

Atas berbagai keluhan tersebut, warga menuntut agar Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menutup atau memindahkan TPA Cipeucang.

“Kita memberi waktu kepada pemerintah dalam hal ini instansi terkait DKPP, untuk melakukan kajian komprehensif, dan kami juga sudah mengambil sampel air yang sedang diperiksa di laboratorium untuk membuktikan pencemaran air dan lingkungannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Taher Rochmadi menanggapi tuntutan warga dengan menyatakan sanggup untuk memenuhi berbagai tuntutan warga tersebut.

Kepala DKPP Taher Rochmadi menyanggupi perjanjian bermaterai itu yang juga disaksikan oleh Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro, Anggota komisi IV DPRD Riski Jonis dan Abdurahman atau yang karib dipanggil Arnofi.

Taher menjelaskan dalam perjanjian itu warga meminta kepada pihak DKPP tenggat waktu selama tiga bulan dalam menanggulangi persoalan bau sampah.

“Ini menjadi evaluasi bagi kami dalam hal pengelolaan sampah, kami sanggupi dalam kurun waktu tiga bulan, minimal bau sampah yang dikeluhkan berkurang,” ungkap Taher di kantor Unit Pelaksana Teknis TPA Cipeucang Rabu (2/11-2016).

Menurutnya, penyebab bau sampah itu akibat cairan lindi yang mengalir dan menguap dari sampah-sampah organik. Untuk mengurangi bahkan menghilangkan bau sampah.

Pihaknya akan menggunakan alat penekan agar kandungan air yang terdapat pada sampah akan berkurang.

“Karena baunya dari cairan sampah organik baunya, ditambah intensitas hujan belakangan ini, tidak pernah dalam dua bulan tidak hujan,” jelasnya.

Di lain pihak, Anggota komisi IV Arnofi berharap, DKPP mampu menyelesaikan persoalan yang menjadi keluhan warga.

“Sehingga demo unjukras warga tidak terjadi lagi karena persoalan terselesaikan,” tutupnya sekaligus secara simbolis menyaksikan penyerahan perjanjian bersama tersebut. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Biar Tak Ada Intimidasi, Verifikasi Lelang Di Aula Arhanud

Serpong – Unit Layanan Pengadaan adalah unit organisasi Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi yang berfungsi melaksanakan pengadaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan