Videotron Tak Berijin Disegel BP2T Di Serpong | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Videotron Tak Berijin Disegel BP2T Di Serpong
Iklan Ucapan

Videotron Tak Berijin Disegel BP2T Di Serpong

Serpong – Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tangsel mendapat instruksi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan ( Tangsel) untuk menindak tegas keberadaan reklame jenis videotron yang tidak berizin di kawasan Serpong.

Hasik pantauan bidiktangsel.com di lapangan, videotron berukuran raksasa tersebut terpasang di lampu merah Germany Centre, BSD, Serpong, dan terletak di Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menampilkan iklan rokok dan sudah beroperasi.

Videotron Tak Berijin di Jalur RTH Serpong
Videotron Tak Berijin di Jalur Ruang Terbuka Hijau (RTH) Serpong

Anehnya, sticker yang menjadi segel Pemkot Tangsel itu terletak dibelakang tiang penyangga videotron, menempel stiker reklame tak berizin yang dipasang oleh BP2T Tangsel.

Menurut Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, pihaknya akan segera memanggil BP2T untuk menjelaskan kedua videotron yang berdiri di jalan utama dan tidak berizin tersebut sehingga pihaknya dapat mengetahui persoalan yang terjadi sebenarnya.

“Kami akan segera meminta klarifikasi ke BP2T Tangsel agar tahu pokok permasalahannya dan juga kami berharap kepada advertising atau penanggung jawab videotron itu, alangkah baiknya mengurus izin sampai selesai agar tidak dipasang stiker tak berizin di tiang tempat usahanya tersebut,” ucap Bang Ben sapaan akrab pejabat itu ketika ditemui awak media, Selasa (1/11/2016).

Saat disinggung tindakan tegas apa yang harus dilakukan, Bang Ben mengatakan, dalam kasus videotron yang tak berizin ini biasanya pihak advertising akan diberikan surat peringatan kesatu, kedua sampai ketiga dan bila tidak diindahkan, aparat penegak perda Satpol PP dapat merobohkan videotron tersebut.

“Kami berharap kepada instansi terkait agar tidak tebang pilih dalam menindak secara tegas, bagi yang salah dan merugikan kota Tangsel, harus disikat berikut oknumnya apabila ada yang terlibat,” tegas H. Benyamin Davnie.

Sementara itu, Koordinator Pengawasan (Korwas) Bidang Ekonomi dan Kesra pada BP2T Kota Tangsel Yoseph mengakui, pihaknya pada pekan lalu memang diperintahkan atasan untuk memasang stiker tak berizin di reklame jenis videotron di lampu merah Germany Centre BSD.

“Kan saya diperintahkan atasan untuk memasang stiker tak berizin di dua videotron karena memang belum mengurus izinnya, tetapi saya kerap mendapatkan intervensi melalui telepon dari berbagai orang yang mungkin merasa keberatan dengan dipasangnya stiker tak berizin tersebut,” ungkap Yoseph. (*)

Penulis : IsOne/Sugeng

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Bayi Ini Lahir Di Hari Kemerdekaan RI Ke 72

Serpong – Bertepatan hari Kemerdekaan Indonesia ke 72, seorang pengusaha roti JN Bakery, Nancy melahirkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan