Walikota Tangsel Mengajak Berkolaborasi Menangkal Radikalisme, Anarkisme, dan Terorisme | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Walikota Tangsel Mengajak Berkolaborasi
Menangkal Radikalisme, Anarkisme, dan Terorisme
Iklan Ucapan

Walikota Tangsel Mengajak Berkolaborasi
Menangkal Radikalisme, Anarkisme, dan Terorisme

Serpong – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berusaha dalam hal menciptakan keselarasan, serta keseimbangan dan menjadikan situasi yang kodusif dan aman menjelang Pilgub 2017 yang akan datang.

Hal ini dikatakan Hj. Airin Rachmi Diany SH., MH., selaku Walikota Tangsel saat memimpin acara Silaturahmi dan Dialog Lintas Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Bersama Muspida Tangsel Dalam Rangka Menangkal Radikalisme, Anarkisme, dan Terorisme, Rabu (12/10-2016), Hotel Grand Zury, BSD Serpong.

Menurut Walikota Tangsel, Hj. Airin Rachmi Diany, beberapa wilayahnya terindikasi kuat menjadi area berkembangnya idiologi radikalisme, dan mengakui jika daerahnya masuk zona merah penyebaran paham menyimpang tersebut

“Tangsel memang masuk zona merah, karena aliran yang menyimpang dan radikal seperti itu masih berkembang disini,” kata Hj. Airin.

Walikota Tangsel juga mengajak untuk semakin mempererat jalinan silaturahmi dan proaktif melakukan kegiatan moment-moment seperti acara hari ini.

“Kita sudah sering melakukan pertemuan ini disetiap tahunnya, bisa tiga sampai empat kali, akan tetapi semakin kesini perkembangan semakin modern dan canggih, makanya kami selalu berkoordinasi dengan rekan wartawan,” ujarnya

Lebih lanjut Walikota mengungkapkan, bahwa Jurnalis di Tangsel merupakan pendamping dalam mengawal jalannya perkembangan kota Tangsel.

“Kalau pun media yang ada, yang muncul itu hanya judulnya aja, tetapi isi  nya biasa,” tuturnya.

Keinginan Ibu Walikota Tangsel sebagai pimpinan Kota Tangsel yakni mengajak untuk berkolaborasi,  sering melakukan silaturahmi, agar tidak ada lagi isu-isu yang sedang berkembang di akhir- akhir ini.

“Saya yakin dan percaya kepada masyarakat Kota Tangsel tidak akan terprovokasi dan percaya, masyarakat Tangsel sudah cerdas, religius, dan kemungkinan besar akan tidak ada kegaduhan-kegaduhan lagi di Kota Tangsel,” ungkapnya.

Tahun 2017 mendatang dalam menghadapi hajat besar yakni  Pilgub dan Cawagub di Provinsi Banten, ada 216 (dua ratus enam belas) kota, yang akan melakukan pemilihan Gubernur, agar bisa menciptakan keselarasan keseimbangan dan menjadikan situasi yang kondusif dan aman.

“Terimakasih kepada seluruh elemen ulama, tokoh masyarakat, dan TNI/Polri yang sudah melaksanakan kewajiban nya masing-masing, mari kita dukung dan sukseskan pemilu serentak tahun 2017 nanti,” ujarnya.

Wilayah Yang Berkategori Zona Merah

Sementara itu seusai acara dan ditempat yang sama, Sekjen MUI Tangsel, Abdul Rojak memaparkan sejumlah wilayah yang berkategori masuk zona merah.

Beberapa diantaranya bahkan diketahui memiliki perguruan tinggi nasional seperti kampus UIN dan Universitas Pamulang.

“Berdasarkan rapat Kominda dan Muspida yang rutin kita gelar, daerah yang harus diwaspadai adalah Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang dan Pondok Aren. Hasil evaluasinya, paham-paham itu menyasar kalangan muda terutama yang memiliki perguruan tinggi seperti UIN dan Unpam,” kata Abdul Rojak.

Nampak yang hadir  Walikota Tangerang Selatan, Hj.Airin Rachmi Diany SH., MH., Kapolres Tangsel, AKBP. Ayi Supardan, Danramil 04 Serpong, Mayor Arh. Mulyadi, Ketua DPRD Tangsel l, HM. Ramli Abie, KH. Ahmad Saidih, H.Abdul Rojak, selaku Ketua dan Sekjen MUI Tangsel.

Dalam undangan kali ini juga dihadiri FMMB, Ormas Bamus, Ormas FPI dan ratusan lainnya dari Muspika dan tokoh- tokoh masyarakat maupun pemuda. (*)

Penulis : Sugeng

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Penganiayaan Seorang Pelajar Terekam CCTV

Pamulang – Telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 KUHP dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan