Aksi Damai Dalam Bentuk Teaterikal dan Aksi Diam Di DPRD Kota Tangsel | BIDIK Tangsel
Festival Jurnalistik Tangsel 2017
Home / News Tangsel / Aksi Damai Dalam Bentuk Teaterikal dan Aksi Diam Di DPRD Kota Tangsel

Aksi Damai Dalam Bentuk Teaterikal dan Aksi Diam Di DPRD Kota Tangsel

Serpong – Aksi Damai dalam bentuk Teaterikal dan Aksi Diam dengan Poster oleh Elemen Masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sehat Tangerang Selatan (AMSAT’s), di Sekretariat Dewan DPRD Tangerang Selatan Gedung IFA, Jalan Raya Viktor, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Aksi yang digelar sekitar puluhan orang ini dengan koordinator lapangan, Imam Permana, Rabu (1/11-2017).

Dalam penyampaian orasinya, Iman Permana, mengatakan Aliansi masyarakat Sehat Tangsel (Amsats) menyikapi situasi yang terjadi dan menuntut respond cepat pemerintah daerah untuk mengeluakan peraturan daerah yang berpihak kepada kelompok kelompok masyarakat yang termarjinalkan.

“Dalam aksi damai ini kami melakukan teaterikal dan aksi diam dengan poster didepan loby gedung IFA yang merupakan sekretariat dewan DPRD Tangsel,” katanya.

Menurutnya, Kota tangsel sebagai daerah strategis penyangga ibu kota negara tentu harus memiliki kepekaan dan melakukan respond terhadap situasi ini karena kota tangsel dihimpit oleh epidemik ganda yakni Napza dan HIVĀ  AIDS.

Hal ini dapat dilihat dari data kementrian kesehatan bahwa baik jakarta maupun provinsi jawa barat merupakan wilayah pandemik HIV AIDS.

Pendekatan berbasis kesehatan pada permashalahan narkotika di kota Tangsel melalui pelayanan primer dan sekunder milik pemerintah serta mendorong ketersediaan sarana rehabilitasi sosial, akan mampu menangkal dampak buruk dari penyakit penyerta narkotika seperti HIV, hepatitis C, tuberkolosis dan juga infeksi menular seksual.

Dalam orasinya, Ia menyampaikan di butuhkan pengalaman pengalaman untuk mempersiapkan sistem publik sehingga peka terhadap persoalan hak dasar kesehatan pengguna, penyalahgunaan, korban peredaran Napza ilegal dan pasangan tetap, sehingga angka kesakitan dan kematian dari penyebab penyakit penyerta adiksi/Napza akan mampu di kendalikan, hingga kelompok pengguna, penyalahguna dan korban peredaran gelap akan mampu kembali produktif,

“Untuk itu kami perlu dukungan pemerintah dalam menanggulangi mashalah ini,” ujarnya.

Sebagai pengalaman global dan beragam penelitian dari dalam dan luar negri terkait peredaran dan konsumsi NAPZA di indonesia memperkuat kebutuhan negara merepormasi pendekatan dan kebijakan menghadapi persoalan tersebut.

Sistem kesehatan publik dan layanan sosialpun menjadi sigap dan peka dalam menghadapi peraoalan yang diangkat korban dan pengguna NAPZA.

“Untuk itu kami mengharapkan pemerintah daerah agar lebih memperhatikan kami,” ungkapnya.

Aksi teaterikal itu beberapa alat praga yang di gunakan 1 unit pengeras suara (Toa), 1 buah Gendang, 20 lembar poster, 10 lembar denganĀ  bertuliskan sama “Dukung jangan menghukum, Dukung pemulihan, korban Napza jadikan sahabat bukan penjahat”,

Selain itu ada juga bertuliskan “Pengguna Napza adalah korban bukan kriminal”, “Pendidikan cerdas Napza dan kesehatan reproduksi bagi remaja”, “Stop Stigma dan Diskriminasi bagi ODHA”, “Komitmen Pemerintah dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga”. (*)

Hubungi Kami Melalui WA

About Redaksi

Check Also

Video: Dialog Dengan DKTS Kota Tangsel

Serpong – Dalam memperingati Hari AIDS Se Dunia yang melibatkan beberapa Komunitas di Kota Tangsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: