Aksi Akan Telanjang Ortu Siswa, Berakhir Minta Maaf | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Aksi Akan Telanjang Ortu Siswa, Berakhir Minta Maaf
Iklan Ucapan

Iklan Ucapan

Aksi Akan Telanjang Ortu Siswa, Berakhir Minta Maaf

Pondok Aren – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah wilayah diwarnai kisruh. Sebagian besar dipicu sistem zonasi yang dicetuskan oleh Mendikbud Muhadjir Effendy.

Bahkan di Tangerang selatan (Tangsel) salah satu calon orangtua siswa nekat akan melakukan aksi telanjang di depan sekolah jika anaknya tidak lolos dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Ancaman itu disampaikan salah seorang warga yang diketahui bernama Ida Rohamah lewat rekaman video Youtube yang tengah viral di media sosial.

“Saya siap telanjang bulat di depan pintu gerbang SMP Negeri 12 jika anak saya tidak lolos seleksi PPDB sebagai bentuk kekecewaan kepada pemerintah apabila anak saya tidak terima,” ujar Ida dalam rekaman video itu.

Tampa disadari aksi konyol perempuan yang tinggal di RT 05/02 kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangsel menuai masalah.

Ida mengaku tidak hanya anaknya yang terancam tidak lolos masuk SMP Negeri, warga yang berada di sekitar rumahnya juga terancam bernasib sama dengan anaknya.

Menurutnya, rencana aksi telah diketahui pihak RT, RW dan para sesepuh warga sekitar.

“Mereka pun setuju dengan aksi Ida Rohamah sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah dengan sistim zonasi. Padahal rumah saya dengan sekolah dekat sekali,” keluhnya.

Menyikapi permasalahan yang di alami warganya, Lurah Jurang Mangu Barat Ma’mun, S.Pd mengudang Ida dan pengurus RT setempat dan tokoh masyarakat yang dekat dengan sekolah ke kantor Kelurahan.

Ma’mun berjanji akan menyampaikan aspirasi warganya dan koordinasi dengan pimpinan, “Hal ini imbas dari kebijakan pemerintah pusat, sehingga banyak masyarakat yang merasa kecewa dengan harapan mencari solusi terbaik,” ujar Ma’mun

Menyikapi aksi konyol yang akan dilakukan warganya, sehingga menjadi Viral di media sosial mengatakan, “Terus terang, secara moral menjadi beban, hal ini bisa dijadikan pembelajaran bagi semua pihak, sebagai bentuk kekecewaan, mudah-mudahan tidak tersebar kemana – mana,” harapnya.

Dalam pertemuan itu juga, secara pribadi Ida Rohamah menyampaikan permohonan maaf, “Secara pribadi mohon maaf atas kejadian itu dan saya minta maaf dengan tulus dari hati saya kepada masyarakat Kota Tangsel,” kata Ida.

Ida masih berharap, anaknya dan anak anak yang dekat dengan sekolah bisa belajar di SMP Negeri 12 Kota Tangerang Selatan.

“Kami berharap pemerintah, khusus Ibu Hj. Airin selaku Walikota Tangerang Selatan dapat memberikan kebijakan, ” pungkasnya. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Gema Tahun Baru Islam Di Perum Pakujaya

Serpong Utara -Menandai pergantian Tahun Baru Islam 1439 Hijriyah, bertempat di Masjid At -Taqwa, warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *