Bappeda Kota Tangsel Sosialisasikan Pendataan PBB | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Bappeda Kota Tangsel Sosialisasikan Pendataan PBB
Iklan Ucapan

Bappeda Kota Tangsel Sosialisasikan Pendataan PBB

Setu – Silaturahmi Warga tentang Pendataan Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) Dan Kegiatan Rutin Bulanan, Sabtu (20/5-2017) bertempat di Gedung MTS Yanuris Pembangunan Nurul Islam Kampung Sarimulya Rt 003/001 Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.

Dalam penyampaian Ketua Rt 003/001, Amit Wahyudi, menyampaikan kepada yang sudah bisa hadir walaupun suasana dalam kondisi hujan tapi sudah bisa menyempatkan waktunya untuk bisa datang dalam acara ini.

“Dalam kesempatan ini mari kita untuk mendengarkan dan bahkan nanti bapak bapak bisa bertanya tentang bagaimana cara mengurus dan membuat AJB atau serifikat tanah yang mungkin bapak bapak belum memiliki nya,” katanya.

Terkait Pajak Bumi Bangunan (PBB) nanti akan dengarkan penjelasan yang lebih mendetail dari ahlinya yaitu dari perwakilan Bappeda Kota Tangsel dan sekaligus bisa ditanyakan tentang kepemilikan tanah yang selama ini ditempati.

Penjelasan Tentang PBB dari Bappeda Kota Tangerang Selatan yang disampai kan oleh Deni Ahmad, mengataka maksud dan tujuan diadakannya PBB yaitu untuk melihat peta tanah yang ada di kelurahan dan yang ada di Bappeda itu beda. Pemutihan itu pendataan ulang dari pemetaan.

“Dengan adanya sensus ini kita dapat mengetahui jumlah luas tanah yang kita miliki, proteksinya nanti bapak-bapak bisa melihat di wapnya, apabila tanah kita di komplain oleh orang lain maka kita sudah mempunyai proteksi,” jelasnya.

Diketahui, masalah pertanahan di Kota Tangsel ini banyak yang tidak punya PBB dan bertumpang tindih dan doble surat. Kedepannya pada tahun 2018 nanti pihak BPN, bagi yang tidak mempunyai sertifikat maka akan di buat gratis dalam pembuatan sertifikat.

“Tapi kalo bapak bapak tidak mengikuti sensus ini maka bapak tidak bisa di ikut sertakan dalam pembuatan sertifikat gratis,” ujarnya.

Dalam pertemuan ini dijelaskan juga tentang yang dimaksud mutasi sebagian yaitu apabila punya tanah 100 m lalu di jual 50 m, si pembeli di beri AJB yang di namakan mutasi sebagian.

“Kalo warisan tidak bisa menggunakan AJB akan tetapi Akte Hibah dari orang tua kepada anak,” jelas Deni Ahmad.

Terkait masalah PBB, Deni Ahmad menjelaskan tentang warisan yang ada di wilayah kampung Sarimulya ini, kebanyakan orang tua sebagai pemilik tanah sudah meninggal tetapi anak-anaknya belum di bagi-bagi maka di carilah kesepakatan untuk membuat Akte Hibah dari masing masing anaknya agar tidak ada keributan di kemudian hari.

“Saya yakin diantara bapak-bapak ini masih ada yang belum membayar PBB, saya tekankan sekali lagi bayarlah PBB bapak-bapak mulai dari sekarang sebab apa, kalau sampai ditunda nanti akan ada denda apalagi sampai bertahun tahun tidak di bayar dan itu akan merugikan bapak-bapak sendiri karena dengan membayar PBB tepat waktu berarti sudah membantu pemerintah dalam memajukan dan membangun bangsa,” terang Deni Ahmad.

Ia, berharap semoga dengan adanya kegiatan ini warga masyarakat akan lebih mengerti tentang bagaimana kepemilikan tanah yang selama ini tempati agar kedepannya lebih berhati-hati dalam mengurus kepemiilikan tanah tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Ketua RW 01 Kampung Sarimulya, Nadi Bohari, Ketua Pemuda Kampung Sarimulya, Kirman, Para ketua RT Se-Kampung Sarimulya, Ketua Karang Taruna Kampung Sarimulya, Junaedi, Warga Kampung Sarimulya Se-RT 03, Perwakilan Bappeda Kota Tangerang Selatan, Suhendar dan Deni Ahmad, Staf Kelurahan Setu, Bayu dan Tomas, Toga Kampung Sarimulya. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

IJTI Korwil Tangsel Dan Polres Tangsel Buka Bersama

Pondok Aren – Ikatan Jurmalist Televisi Imdonesia (IJTI) Korwil. Tangerang Selatan (Tangsel) dan Polres Tangsel, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *