Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / News Tangsel / DinDikBud Kota Tangsel, Gelar Sosialisasi Perlindungan Kekerasan Terhadap Anak

DinDikBud Kota Tangsel, Gelar Sosialisasi Perlindungan Kekerasan Terhadap Anak

Serpong – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (DinDikBud) Kota Tangsel bekerjasama dengan DPMP3AKB Kota Tangsel dan P2TP2A Kota Tangsel, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perlindungan Kekerasan Terhadap Anak.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah agar tidak terjadi kekerasan kepada anak yang sering timbul di lingkungan sekolah dan masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Acara Sosialisasi yang digelar di SDN Rawabuntu 01, Serpong Kota Tangsel berlangsung Senin pagi (14/8-2017) di halaman sekolah tersebut.

Ketua P2TP2A Kota Tangsel, Herlina Mustikasari mengatakan mudahan-mudahan sekolah dapat berdiskusi bersama dalam mensosilaisasi perlindungan anak, bahwa guru dan orang tua murid disini adalah ujung tombak dalam mensosialisasikan perlindungan terhadap anaknya.

“P2TP2A Kota Tangsel adalah wadah masyarakat untuk perlindungan perempuan dan anak, agar mereka tahu kemana mereka melapor tentang kasus kasus yang ada,” katanya.

Menurutnya, Korban juga berhak mendapat layanan kesehatan dan perlindungan hukum, termasuk berhak memperoleh visum jika dibutuhkan oleh aparat kepolisian untuk memperkuat penyidikan.

“Selain itu, korban kekerasan juga berhak mendapat penanganan secara khusus seperti yang menyangkut kerahasiaan identitas korban,” ujarnya

Di dalam kasus kejahatan seksual yang sering timbul terhadap anak di Indonesia. “Bahwa kejahatan seksual itu kebanyakan dilakukan oleh orang-orang dekat, jadi dimana-mana selalu orang terdekat yang menjadi kejahatan seksual, terang Herlina.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Rawabuntu 01, Napsiah, M.Pd memberikan apresiasi dengan adanya Sosialisasi Perlindungan Kekerasan Terhadap Anak.

“Tujuan dari sosialisasi ini sendiri, antara lain agar, siswa-siswi juga masyarakat tahu tentang bahaya kekerasan terhadap anak. Jika nantinya terjadi, setidaknya mereka sudah tau, langkah-langkah apa yang harus mereka tempuh,” katanya

Diharapkannya sosialisasi yang diberikan dapat kembali mengingatkan semua pihak untuk menjaga anak sehingga nantinya dapat menjadi generasi penerus yang dapat berguna bagi agama, bangsa dan negara. (*)

102 Di Lihat 4 Dibaca

About Redaksi

Check Also

Dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 58 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke 18

Pamulang – Kegiatan Khitanan masal dan Donor Darah dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 58 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.