Mengaku Wartawan Dan LSM Datangi Sekolah | BIDIK Tangsel
Home / Hukum / Mengaku Wartawan Dan LSM Datangi Sekolah
Iklan Ucapan

Mengaku Wartawan Dan LSM Datangi Sekolah

Pondok Aren – Kalangan kepala sekolah di Pondok Aren dipusingkan dengan munculnya orang yang mengaku sebagai wartawan sekaligus aktivis dari lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Tamu tidak diundang itu bermaksud mencari-cari kesalahan dari manajemen sekolah yang ujung-ujungnya ingin meminta uang.

“Ada yang mempersoalkan masalah tabungan siswa, ada yang mempersoalkan pungutan biaya komputer dan memperjual belikan buku LKS. Mereka mencari kesalahan di sana-sini yang ujung-ujungnya ingin meminta uang,” kata salah satu Kepala Sekolah, saat rapat di UPT Pendidikan Pondok Aren, Kamis (5/1-2016).

Mengaku sebagai wartawan mereka tidak bermaksud wawancara untuk membuat sebuah berita. Mereka justru terkesan mencari-cari kesalahan untuk memojokkan setiap kepala sekolah yang didatangi.

Mereka juga mengancam akan membawa kepala sekolah tersebut ke jalur hukum karena dituding menyalahgunakan jabatannya untuk meraih keuntungan pribadi.

Salah satunya SD Negeri di Pondok Aren, dalam kondisi terpojok, kepala sekolah memberi mereka uang supaya tidak selalu me-intimidasi Sekolah.

Namun, beberapa hari kemudian, mereka kembali datang ke sekolah untuk keperluan yang sama,” terang Kepala Sekolah yang gak mau disebutkan namanya itu.

Dan juga seorang kepala sekolah SDN lainnya di Pondok Aren yang keberatan disebutkan namanya mengaku jenuh dengan ulah sekelompok orang yang mengaku wartawan sekaligus aktivis LSM itu.

Mereka mengaku wartawan dari koran, majalah atau media online belum pernah didengarnya. Selain mengaku wartawan, mereka juga mengaku sebagai aktivis LSM.

“Nama media massa dan LSM itu mencatut beberapa lembaga negara seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri, dan lain-lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Ka. UPT Pendidikan Pondok Aren, H. Hamdani saat dikonfirmasi tentang adanya wartawan dan LSM yang sering datang ke sekolah yang berada dibawah pengawasannya mengatakan telah meminta kepada para Kepala Sekolah untuk melaporkan ke pihak yang berwajib.

“Laporkan ke Polisi bila didatangi oknum LSM dan wartawan yang bekerja tidak dengan menggunakan kode etik jurnalistik,” kata H. Hamdani.

”Kalau salah ya akan kita beri tindakan tegas. Sementara untuk oknum LSM dan wartawan yang diduga kerap memeras, telah saya perintahkan agar para kepala sekolah lapor polisi. Jangan takut dengan wartawan, karena wartawan yang sesungguhnya tentu akan melaksanakan tugasnya dengan mengedepankan kode etik jurnalistik,” tegas Hamdani. (*)

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Perank Klaim Cimeng Paling Diminati Pelajar

Pondok Aren – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perank (Perkumpulan Anti Narkoba) KotaPerank Klaim Cimeng Paling …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan