Sosialisasi Daerah Tertib Ukur Dalam Mengawasi Program BDKT | BIDIK Tangsel
Festival Jurnalistik Tangsel 2017
Home / News Tangsel / Sosialisasi Daerah Tertib Ukur Dalam Mengawasi Program BDKT

Sosialisasi Daerah Tertib Ukur Dalam Mengawasi Program BDKT

Serpong – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Tangsel bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga Direktorat Metrologi Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Daerah Tertib Ukur, Rabu (8/11-3027).

Dalam cerapan pengawasan pelabelan kuantitas Barang Dalam Keadaan Tertutup (BDKT) harus ada informasi Pengambilan sampel kemasan (pengajuan mandiri) dengan lokasi pengujian di Derektorat Metrologi, Jalan Pastuer, Bandung yang telah dilaksanakan padan bulan lalu.

Dalam informasi sampel kemasan yang telah dilaksanakan harus mencantum kan nama barang, nama perusahaan, kuantitas BDKT yang dinyatakan dalam berat produk, pencatuman kata kuantitas BDKT dan kesesuaian penulisan nilai kuantitas Nominal (Qn) dan satuan ukuran.

Salah satu sampel kemasan produk UKM yang diambil adalah Bir Pletok Bang Jay dengan Nilai Kuantitas Nominal (Qn) 250 ml yang sudah sesuai, Hasil pengukuran tinggi angka Qn 2,49 mm yang sudah sesuai dan hasil pengukuran tinggi huruf Qn 2,68 mm yang belum sesuai yang distandarkan 4 ml.

“Saya baru memahami bahwa pentingnya Sosialisasi Daerah Tertib Ukur ini terhadap produk UKM khususnya minuman kesehatan Bir Pletok,” kata Djaini bin Mursin owner Bir Pletok Bang Jaya di Saung Serpong, Rabu (8/11-2017).

Ia berharap produk yang berstandarisasi Nasional dari kemasan maupun isinya secara tertib ukur agar bisa diterima pasar Nasional dan Internasional karena tertib ukur salah satu bagian dari produk yang layak.

“Banyak sampel kemasan produk yang beredar belum sesuai BDKT,” ujarnya.

Sementara itu, Narasumber dari Direktorat Meterologi, Anggi Angraini mengatakan sangat meng apresiasi sekali Disperindag Tangsel melakukan Sosialisasi Daerah Tertib Ukur dalam mengawasi program BDKT ini.

Menurutnya, terkait perdagangan dalam kemasan, sangat positif sekali setelah dilakukan sosialisasi banyak para pelaku usaha yang belum mengetahuinya.

“Aturan yang sebenarnya itu seperti apa, masih terdapat kesalahan dalam pelabelan juga,” ujarnya.

Ia berharap, UKM Kota Tangsel melakukannya sesuai dengan aturan yang berlaku agar dapat bersaing, produk mereka lebih unggul dan juga bisa di ekspor keluar negeri, karena aturan ini sudah sesuai dengan kesepakatan ASEAN.

“Karena aturannya sudah sesuai dengan kesepakatan ASEAN, sebagaimana berlakunya MEA, merekapun harus mengikuti jangan sampai tertinggal dengan produk lain yang masuk ke Indonesia,” pungkasnya. (*)

Hubungi Kami Melalui WA

About Redaksi

Check Also

Kota Ayodhya Dirancang Untuk Kenyamanan Penghuni

Kota Tangerang – Kawasan superblok strategis di Pusat Kota Tangerang persembahan Alam Sutera Group, Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: