Tidak Bisa Tunjukan Ijin Operasi, Ciputri Cafe Disegel Satpol PP Tangsel | BIDIK Tangsel
Festival Jurnalistik Tangsel 2017
Festival Jurnalistik Tangsel 2017
Home / Hukum / Tidak Bisa Tunjukan Ijin Operasi, Ciputri Cafe Disegel Satpol PP Tangsel
Iklan Ucapan

Tidak Bisa Tunjukan Ijin Operasi, Ciputri Cafe Disegel Satpol PP Tangsel

Pondok Aren – Ciputri Cafe di Jalan Tegal Rotan Raya, Kelurahan Pondok Jaya Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akhirnya ditutup. Operasi penutupan dan penyegelan cafe tersebut berjalan aman dan lancar.

Puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol. PP) Kota Tangsel dan petugas gabungan dari Polsek Pondok Aren, Koramil 19 Pondok Aren dan Anggota Polres Tangsel mendatangi Cafe Ciputri, Senin (27/11-2017) siang tadi.

Dari pantauan awak media, dari hasil penutupan tersebut berhasil menyita 236 botol minuman keras berakohol, Satu set Audio Karaoke dan 3 orang pekerja di cafe tersebut untuk didata.

Kepala Bidang Protokoler, Ketertiban dan Hiburan Satpol PP Kota Tangsel, Oki Rudianto mengatakan penutupan cafe ini atas permintaan warga dan sudah beroperasi selama ini dan tidak mempunyai ijin.

“Kami juga melakukan penutupan dan penyegelan cafe tersebut yang tidak mempunyai ijin operasi selama ini,” katanya, Senin (27/11-2017).

Penutupan tempat hiburan malam Ciputri Cafe dikarenakan pemiliknya belum bisa menunjukan kepemilikan ijin usaha berupa Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Pemerintah Kota Tangsel.

Menurut Oki, Pol PP Kota Tangsel telah melakukan penyegelan Cafe Ciputri karena telah melanggar Perda No 9/2012 tentang ketertiban umum dan Perda No 5/2012 tentang pariwisata. Ciputri Cafe juga belum bisa menunjukan ijin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Sementara kegiatan terus berlangsung. Sebelum dilakukan penyegelan dan penutupan terhadap Ciputri Cafe, sebelumnya telah dilayangkan surat teguran dan surat pemberitahuan penutupan dan penyegelan terhadap Ciputri Cafe.

Ciputri Cafe merupakan tempat hiburan malam berupa cafe live musik yang buka sejak pukul 16.00-02.00 WIB, dan telah melanggar perda 4/2012 tentang minuman keras, Penyegelan ini akan terus berlanjut, sampai pihak pemiliki cafe bisa menunjukan TDUP nya, baru akan dibuka lagi segelnya.

Pemilik pertama yaitu Panuasa Situmorang (Alm), disewa oleh  Guntur Situmorang, dimana saat penyegelan dan Penutupan cafe yang bersangkutan tidak ada ditempat.

“Perda-nya kan jelas. Peredaran miras harus ditertibkan di Kota Tangsel,” papar Oki.

Dari razia yang dilakukan di tempat hiburan di Kota Tangsel, disita delapan krat botol minuman beralkohol dan minuman keras.

Tak hanya itu, tiga wanita pun juga turut digelandang. Para personel Korps Praja Wibawa mengklaim, program penertiban untuk bertujuan untuk mempersempit tindak kejahatan.

Deketahui, beberapa hari yang lalu terjadi keributan di daerah tersebut dan membuat warga sekitar merasa tergangu oleh keberadaan cafe itu.

Turut hadir dalam operasi oenertiban tersebut Kabid Penegakan Hukum Daerah Pol PP Tangsel, Oki Rusdianto, Wakapolsek. Pondok Aren, AKP. Turharyono, Plt. Camat Pondok Aren, H. Widodo Hari Lusinto,  Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Tangsel, Taufik Wahidin, dan Koramil Pondok Aren, Pelda. Saono. (*)

Hubungi Kami Melalui WA

About Redaksi

Check Also

Malam Inagurasi Tangsel, Penghargaan Bagi Para Pelaku Usaha Taat Pajak

Serpong – Setelah berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan dalam acara Dirgahayu Ke 9 Kota Tangerang Selatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: