Usulan Musrenbang Skala Prioritas Lebih Diutamakan | BIDIK Tangsel
Menyambut Bukan Ramadhan
Home / News Tangsel / Usulan Musrenbang Skala Prioritas Lebih Diutamakan

Usulan Musrenbang Skala Prioritas Lebih Diutamakan

Pondok Aren – Bertempat di Kelurahan Pondok Betung Kec. Pondok Aren, Jalan Raya Pondok Betung Kel. Pondok Betung, telah dilaksanakan “Fasilitasi dan Pendampingan Musrenbang Tingkat Kecamatan Pondok Aren Tahun 2017”.

Inti dari kegiatan tersebut, untuk meng-evaluasi usulan-usulan masyarakat pada Musyawarah Rencana Pembangungan (Musrenbang) tingkat Kelurahan yang sudah dilaksanakan pada bulan Desember 2016 tahun lalu.

“Kelurahan Pondok Betung dalam Anggaran tahun 2018 kebagian Rp.2,413 M untuk 8 RW dan 73 RT dengan usulan sebanyak 20 usulan dan ditambah anggaran reses dewan,” kata Ahmad Zulkarnaen, selaku Kasi. Pemerintahan Pondok Aren.

Diketahui, Daftar Usulan Pra Musrenbang Kelurahan tahun 2016 lalu adalah sebesar 19,5 Milyar dengan 92 usulan, dengan bidang kegiatan yang diusulkan oleh Kelurahan Pondok Betung berupa Infrastruktur, Kesehatan dan Lingkungan Hidup.

“Masyarakat harus melakukan musyawarah dalam menentukan skala prioritas yang akan diajukan dalam usulan tersebut,” ujar A.Zulkarnaen.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Tangsel, Drs. Syihabuddin Hasyim,SH mengatakan dalam sambutannya selaku wakil rakyat berjanji akan berupaya mengawai usulan masyarakat tersebut, sesuai dengan alokasi anggaran disetiap kelurahan dan kecamatan.

Dalam pelaksanaannya Musrenbang harus sesuai dengan Undang-undang (UU) dan Peraturan yang berlaku. Dengan demikian, diharapkan program pembangunan berjalan dengan baik mulai dari perencanaan hingga realisasi kegiatan.

Menurutnya, dalam pembagian anggaran tersebut bukannya dibagi rata tapi dibagi dengan skala prioritas mana yang kebih didahulukan dengan kondisi yang kurang baik.

Memusyawarahkan Usulan Skala Prioritas

“Dalam usulan tersebut diminta warga untuk mengajukan usulan sesuai dengan sumber daya manusia, peningkatan ekonomi dan mengurangi pengangguran,” ujar Syihabuddin.

Sedangkan Dinas Lingkungan Hidup, Gatot Sukardo menjelaskan bahwa Kelurahan Pondok Betung masuk dalam zona merah dalam penanganan air, dengan membuat lubang biopori akan membantu masyarakat menghadapi kekeringan.

“Kalau dilihat rumah yang ada didaerah ini banyak lahan didepan rumah pada di semen semua, jika terjadi kekeringan ibu-ibu repot mencari air bersih,” kata Gatot.

Juga dalam perijinan pembuatan ruko tidak memiliki perencanaan seharusnya lingkungan ruko tersebut harus membuat lubang biopori dan penangkapan air dengan membuat resapan air.

Pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Anggota DPRD Kota Tangerang, Drs. Syihabuddin Hasyim,SH, BLHD Kota Tangsel, Gatot Sukarso. Bepeda Kota Tangsel, Yayan, Kasi. Pemerintahan Pondok Aren, Ahmad Zulkarnaen, Lurah Pondok Betung, H. Rasam, Tokoh Masyarakat Kel. Pd Betung, Sejumlah RT/RW se-.Kelurahan Pondok Betung. (*)

About Redaksi

Check Also

Calon Jemaah Haji Pondok Aren Tahun Ini 365 Jemaah

Pondok Aren – Sebanyak 365 calon Jemaah Haji asal Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *