Warga RW 05 Pakujaya Protes, Pelaksanaan Proyek Tol Tidak Ada Sosialisasi | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / Warga RW 05 Pakujaya Protes, Pelaksanaan Proyek Tol Tidak Ada Sosialisasi
Iklan Ucapan

Warga RW 05 Pakujaya Protes, Pelaksanaan Proyek Tol Tidak Ada Sosialisasi

Serpong Utara – Sejumlah warga Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) khususnya RW 05 memprotes proyek pembangunan tol Kunciran Serpong yang dinilai tidak melakukan sosialisasi kepada warga yang terkena dampak langsung atas pembangunan jalan tol tersebut.

Adanya keluhan tersebut, Lurah Pakujaya Dahlan S.Sos berusaha untuk melakukan mediasi antara warga yang terkena dampak langsung pembangunan proyel tol tersebut dengan pihal pengembang yang dilaksanakan pada tanggal  8 Juli di aula kelurahan setempat.

Dalam pertemuan warga dengan pihak  proyek yang diwakil Dewa  tersebut belum membuahkan kesepakatan apapun karena keluhan warga itu baru sebatas ditampung.

Kepada perusahaan kontraktor pembangunan jalan tol  Kunciran Serpong yang menghubungkan Bandara Soekarno Hatta- Cinere agar peduli terhadap warga yang terkena imbas pengerjaan proyek ini, baik kebisingan, berterbangan debu dan lain sebagainya.

Warga yang berjumlah sekitar puluhan orang ini mengatakan, dampak pembangunan jalan tol ini, hampir setiap kali turun hujan deras, rumah mereka digenangi lumpur karena rumah mereka lebih rendah dari proyek tol tersebut.

Lurah Pakujaya Dahlan S.Sos menyampaikan, bahwa pihak proyek juga tidak ada koordinasi dengan pihak kelurahan, oleh karena itu pihaknya tidak mengetahui secara persis berbagai permasalahan yang muncul dilapangan terkait pekerjaan yang dilakukan pihak proyek.

“ Saya menilai bahwa pihak perusahaan pengembang yang membangun proyek tol ini tidak ada etikat baik, karena tidak adanya sosialisasi kepada warga yang terkena dampak langsung pembangunan ini,” kata Dahlan.

Sementara itu Ketua RW 05 Kelurahan Pakujaya Drs H Saji Rahardjo, MM mengungkapkan, banyak pemasalahan yang menimpa warganya diantaranya adanya kerusakan jalan utama perumahan yang terkena lintasan alat berat, bila musih hujan sebagian warga kena lumpur karena kawasan perumahan warga lebih rendah dan belum adanya saluran air.

Menurut Saji Rahardjo, yang lebih parah lagi terdapat 7 warga di Rt 02 yang  depan rumahnya masuk dalam zona merah yang akan dipagar beton, sehingga akan menutup pintu masuk ke dalam rumah.  “ Kondisi seperti ini tidak pernah dibicarakan sebelumnya kepada warga dan pengurus RW oleh pihak proyek maupun bagian pembebasan lahan tol tersebut,” ujarnya.

Pantauan dilapangan, pada saat hujan turun  banyak tanah merah yang ditelah dibuldozer  hanyut terbawa air hujan masuk ke kawasan perumahan Pakujaya permai terutama di  RT 011, RT 02 dan RT 03 yang berbatasan langsung dengan  proyek tol tersebut.

Hal itu terjadi karena belum adanya saluran air baik sementara maupun yang permanen serta belum dpasangnya beton pembatas sehingga air hujan leluasa masuk ke kawasan perumahan, sebab kondisi tanahnya lebih tinggi priyek tol dibanding dengan rumah warga.

Oleh karena itu warga berharap agar pihak proyek segera mengatasi hal ini sehingga pengerjaan proyek tidak merugikan masyarakat sekitarnya. (mg/yat).

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

PELEPASAN MAHASISWA UNIS KKK – WALIKOTA

Kota Tangerang – Wali Kota Arief R. Wismansyah berharap agar para mahasiswa di perguruan tinggi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *