YKDK Jakarta Bantu Kesenian Betawi Tangsel | BIDIK Tangsel
Home / News Tangsel / YKDK Jakarta Bantu Kesenian Betawi Tangsel
Iklan Ucapan

YKDK Jakarta Bantu Kesenian Betawi Tangsel

Tangsel – Pimpinan LENONG H. Saran mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Kesetiakawanan Dan Kepedulian (YKDK) Jakarta yang begitu pedulinya kepada kesenian Budaya Betawi yang sudah hampir punah ditelan oleh perubahan zaman.

Kesenian gambang kromong maupun Lenong merupakan salah satu kesenian asli budaya Betawi, untuk itu H. Saran mengucapkan berterima kasih kepada Ketua YKDK yang masih punya rasa sosialnya pada sanggar budaya Betawi, dalam upaya membangun kesenian gambang keromong maupun lenong Betawi  yang akan menjadi kesenian yang lebih maju dan menarik sehinga mampu bersaing dengan kesenian luar.

“Saya memang tidak mungkin, kebeli alat seperti ini, justru dengan adanya bantuan dari YKDK kami sangat berterimakasih dengan bantuannya yang selalu peduli kepada sanggar-sanggar budaya Betawi yang ada di daerah,“ jelas H. Saran saat konfirmasi Awak media.

Menurutnya, bila mana ada kegiatan atau pentas bersama teman pemain saat mengakuri suara-suara alat musik, agar cocok dengan iramanya, karena alat yang kami punya sudah tua dan harus sering dikontrol agar irama alat tidak sumbang dan tidak fals.

“Paham dah … sebagian alat ada juga yang sudah pecah,” jelasnya .

Sementara itu, Bang Subur selaku pemain Lenong maupun Palang Pintu asli Parigi Pondok Aren Kota TangSel mengatakan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) harusnya tanggap akan berbagai macam kesenian asli Betawi ,khususnya Lenong, Gambang kromong dan Palang pintu.

Hingga kini belum pernah adam perhatiannya, yang terdengar baru sebatas pentas seni saja kalau mengenai alat Gambang Keromong belum ada bantuan dari Pemkot. Tangsel.

“Pemkot. Tangsel khususnya Dinas Kebudayaan dan Parawisata (Budpar) Tangsel segera turun ke lapangan untuk memonitor keberadaan sanggar-sanggar seni yang aktif dan mempunyai jadwal latihan, biar tahu persis, kita selaku orang Betawi di Tangerang Selatan merasa malu,” kata Bang Subur.

Menurutnya, kalau adanya sanggar Budaya Gambang keromong sampai dibantu oleh YKDK Jakarta yang begitu peduli dan memperhatikan kepada sanggar seni Budaya yang di Tangsel.

“YKDK  pun tidak akan sembarangan memberi bantuan kepada sanggar-sanggar yang ada, harus mempunyai dokumen yang lengkap juga aktif dalam jadwal latihannya,” jelas Bang Subur selaku Jawara Lenong H. Saran saat paparannya kepada perwakilan YKDK, Pak Mahmut di sanggar.

Budaya memang sangat beragam, yang bermakna hiburan maka bisa digali dan menjadi sumberdaya ekonomi. Akan tetapi pada dasarnya unsur budaya itu melekat pada diri manusia itu sendiri.

Oleh karna itu pendidikan karakter dicanangkan karena melekat proses pembudayaan selain itu, didalam kebudayaan juga mengandung unsur tuntunan yang tidak terlepas dari pendidikan bisa juga keturunan.

Memang banyak seniman seni maupun sanggar budaya di tangerang selatan, tapi setiap pentas maupun ada acara pasti sewa alat gambang keromong dari tempat lain, jelas Subur jawara lenong.

Iklan Ucapan

About Redaksi

Check Also

Kembali Warga RW 05 Paku Jaya Protes Proyek TOL Serpong

Serpong Utara – Warga RW 05 Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyambut Bukan Ramadhan