Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
HUT RI Ke 73
Home / Hukum / Cegah Dini Tawuran Dikbud Tangsel Kolaborasi Dalam Program Jaksa Masuk Sekolah

Cegah Dini Tawuran Dikbud Tangsel Kolaborasi Dalam Program Jaksa Masuk Sekolah

PONDOKAREN – Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) disambut antusias oleh puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 dan diajak untuk mengenal peraturan hukum sejak dini.

Kepala Kejari Kota Tangsel, Bima Suprayoga mengatakan program ini digelar untuk menumbuh kembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khusus. Dan para pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini dan bertujuan menyapa siswa, supaya taat hukum.

”Kalau di istilah kami, kenali hukum jauhi hukuman,” ujarnya, Selasa (7/8) di SMP Negeri 5 Pondok Kacang Timur, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kegiatan ini akan memberikan pencera-han hukum kepada siswa dan para guru. Apalagi kejahatan hukum di negeri ini semakin meningkat. Para siswa ini nanti akan mendapatkan informasi hukum terkait kejahatan, tawuran, narkoba serta kejahatan tehnologi.

”Jadi, kita memberikan wawasan, tinda-kan apa saja yang bisa dikenakan hukuman,” katanya.

Menurutnya, pemahaman harus diberitahukan sejak dini, sebab para siswa tersebut merupakan generasi masa depan bangsa.

Dalam jaksa masuk sekolah tersebut, Kajari Bima Suprayoga juga mensosia-lisasikan bahaya penggunaan narkoba yang sudah mulai merambah ke kalangan pelajar.

Mantan Kajari Rokan Hilir, Bagansiapi-api, Kepulauan Riau ini menjelaskan gejala dini penyalahgunaan narkoba ? Dari fisik, mudah tersinggung, berani berbohong, jalan sempoyongan, bicara pelo, tampak terkantuk-kantuk. Lalu, bagian tubuh terdapat bekas suntikan atau sayatan. Serta ditemukan obat-obatan, kertas timah, jarum suntik, korek api di kamar atau tas, dan mengabaikan kebersihan.

Untuk psikologis, malas belajar dan sulit berkonsentrasi. Kemudian, kurang disiplin, bengong atau linglung, menghindari kontak mata langsung.

”Jadi, banyak kerugiannya menggunakan narkoba, lebih baik menjauhinya,” ujarnya.

Selain itu, apabila terbukti mengedarkan dan tertangkap akan mendapatkan hukuman kurungan penjara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Drs. Taryono, M.Si sangat mengapresiasi adanya program JMS tersebut. Dengan pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum.

“Sosialisasi ini memang harus dilakukan dari seja sejak dini, sehingga mengenal akan peraturan Undang- Undang,” ungkap Taryono.

Menurutnya, untuk membangun siswa yang cerdas dan berkarakter serta pemahaman hukum yang diberikan ke siswa, dengan harapan dapat untuk mencegah tindak kekerasan pelajar, penyalahgunaan narkoba, radikalisme dan prilaku negatif.

”Jadi, kalau ada yang mencoba melanggar hukum, bisa berpikir ulang akan dampaknya,” ujarnya.

Salah satu siswa SMPN 5 Kelas 9, Indra Jaya mengatakan senang dengan adanyai penjelasan penyuluhan hukum.

”Saya jadi tahu, pekerjaan jaksa secara menyeluruh. Dan ini, pengalaman yang luar biasa,” tandasnya (*)

602 Di Lihat 10 Dibaca

About Redaksi

Check Also

Dalam Peringatan HUT RI Ke-73, Kota Tangerang Luncurkan Kampung Sejahtera Mandiri

Kota Tangerang – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 diperingati dengan Pengibaran Bendera Merah Putih di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.