CIPUTAT – Lingkungan keluarga memiliki peranan penting dalam membentuk karakter setiap individu. Oleh karenanya selama masa tumbuh kembang orangtua harus memberikan perhatian khusus kepada anak-anak sebagai bekalnya terjun ke dalam lingkungan sosial secara luas.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Endah Muhammad mengatakan, anak merupakan harapan orangtua. Harapan masa depan keluarga dan bangsa. Oleh sebab itu perlu disiapkan agar kelak menjadi manusia yang berkualitas, sehat, bermoral dan berguna bagi dirinya, keluarga, agama dan bangsanya.

“Anak seharusnya dipersiapkan sejak dini agar mendapat pola asuh yang benar saat mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan. Pola asuh baik menjadikan anak berkepribadian kuat, tak mudah putus asa, dan bertanggung jawab menghadapi hidup yang penuh dengan tantangan,”kata Endah, melalui acara bertema” Pembinaan Pola Asuh Anak” di Aula Kantor Kecamatan Ciputat, Senin, 16 April 2018.

Baca Juga :  Polda Banten, Jamin Keamanan Masyarakat Jelang Pelantikan Presiden

Ia menyebutkan, dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, termaktub bahwa setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berjalan secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Pola asuh merupakan sikap orangtua dalam berhubungan dengan anaknya. Dengan kata lain pola asuh adalah bagaimana cara mendidik orangtua terhadap anak, baik secara langsung maupun tidak langsung,” sebut Endah.

Kegiatan yang digelar ini sangat relevan dengan kondisi sekarang. Alasannya, Endah mengungkapkan, karena anak merupakan investasi keluarga, negara dan bangsa sebagai generasi penerus.

Baca Juga :  Wakil Walikota Tangerang Hadiri Pelantikan Pengurus MUI

“Dari itu harus kita persiapkan dengan baik dan terencana, sehingga anak menjadi generasi penerus yang sehat, cerdas, berkarakter, tangguh dan berakhlak mulia serta mampu menghafapi tantangan zaman,” tegasnya.

Masih disampaikan Endah, ntuk mewujudkan hal tersebut perlu adanya keterlibatan keluarga dan semua pihak. Termasuk pada guru dan komite sekolah yang sangat berperan dalam memberikan pengasuhan kepada anak, serta keterlibatan masyarakat dalam memberikan panutan dan nilai-nilai karakter yang positif bagi anak.

“Meskipun demikian, hak hidup bagi anak perlu diberi kebebasan dan berhak mendapat perlindungan hukum. Baik dari tekanan kekerasan maupun diskriminasi. Biarkan anak hidup berkembang secara wajar namun perlu terus dibimbing, diberi petunjuk ke jalan yang benar dengan maksud menjadi orang bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Sudah Tegur, Tapi Masih Ada Lurah Non PNS

Terpisah, Mismawati, salah satu peserta acara menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk pembekalan bagi masyarakat secara umum. Para orangtua dapat mengetahui bagaimana pola asuh anak yang baik dan benar.

“Dengan adanya pembinaan ini, kami jadi lebih mengerti dan paham bagaimana cara mengasuh anak agar bertanggung jawab, kuat dan bisa melewati tantangan zaman saat ini,” ujarnya.(humas-kominfo)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.