KOTA TANGERANG – Potensi pemilih Tokoh Pemuda dan Pemula yang cukup besar, diharapkan bisa menyumbang suara dalam pesta demokrasi Pilkada 2018 di Kota Tangerang, khususnya di Sudimara Selatan Kecamatan Ciledug.

Untuk itu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ciledug bekerja sama dengan PPS Sudimara Selatan dan organisasi Kepemudaan dan karang taruna Kelurahan Sudimara Selatan kecamatan Ciledug, mengadakan sosialisasi pemilihan kepala daerah Kota Tangerang 2018.

Kepada pemilih pemula dan pemuda, pada kegiatan sosialisasi ini diadakan di Lapangan Bulutangkis PB. Simpatik Kampung Dukuh, Sabtu, (28/4/2018).

Menurut data yang dihimpun dari PPK Kecamatan Ciledug bagian pendataan sekaligus pembicara Kori Abdullah, jumlah pemilih pemuda mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan pemilih di kelurahan Sudimara Selatan, dan jumlah itu keselurahan bisa mencapai 9263 suara.

Ketua PPS Sudimara Selatan Budianto, S.PDI menyampaikan, Jumlah tersebut menunjukkan signifikansi yang cukup besar dari para pemilih pemula dan pemuda. Namun, besarnya partisipasi mereka dalam Pilkada 2018 nantinya?…

Sementara PPK Kecamatan Ciledug Kori Abdullah mengatakan, kegiatan tersebut, sekitar 50 pelajar dan pemuda ikut serta, untuk mengajak pemilih pemula dan pemuda berpartisipasi dalam Pilkada Kota Tangerang dan tidak golput.

“Para peserta diajak untuk memahami esensi dari potensi besar suara pemilih mula dan pemuda dalam proses demokrasi. Apalagi, khususnya di Sudimara Selatan, jumlah pemilih muda mencapai satu 9263 suara,” ungkap Kori Abdullah saat memberi materi.

Pada kegiatan tersebut juga dihibur dengan musik dari group KW 17 Pimpinan dan Vocal Irwan yang juga anggota PPS Sudimara Selatan.

Acara Sosialisasi dihadiri tokoh pemuda, pemilih muda dan tamu undangan, baik dari pihak kelurahan, Panwascam Ciledug, dan anggota PPS.

Para peserta juga merasa antusias mengikuti kegiatan sosialisasi pemilu ini. Mereka mengaku jadi tahu proses pemilihan, dari mulai masuk tempat pemungutan suara, mencoblos, sampai akhir pemilihan. Bahkan, mereka menyatakan pasti memilih setelah diberi pemahaman pemilu.

“Saya berharap Pilkada Kota Tangerang, pemimpin dan wakilnya bila terpilih bisa bebas dari korupsi,” ujar Fitri Sisilia, peserta pemula.

PengarahanTeknis sosialisasi, disampai kan Komisioner KPU Kota Tangerang Nurhalim, S.Ag. yang memberi pemahaman dan sosialisasi Pilkada. Cara ini dinilai efektif bagi pemilih pemula dan pemuda untuk menangkap pesan dalam kegiatan. Para peserta juga mengaku jadi banyak mengerti soal pemilu dan politik.

Senada dengan itu Kori Abdullah juga mengharapkan, bisa meningkatkan partisipasi pemilih mula dan muda di Kota Tangerang, yang sudah masuk tahapan Pileg dan Pilpres 2019.

Penulis : Edward. An.

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.