Serpong – Pembukaan Festival Ibu dan Buah Hati, oleh Wakil Walikota Tangsel H.Benyamin Davnie di Gedung Intermark BSD City, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (5/5-3018).

Acara pembukaan yang diikuti sekitar ratusan orang dengan penanggung jawab acara Ibu Ilut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangsel, H.Benyamin Davnie, Kadisdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan, Deputy Tumbuh kembang anak Kementerian pemberdayaan perempuan, Leni Roslina dan Ketua Komunitas Ibu Cerdas, Ilut.

Dalam Penyampaian pembukaan oleh Wakil Wali Kota Tangsel, H. Benyamin Davnie, mengatakan sebagai warga negara Indonesia yang sangat bertegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan sistim kekeluargaan yang bersifat gotong royong.

Menurutnya, bahwa gotong royong musyawarah, paguyuban itu adalah seni seni kehidupan masyarakat.

“Tapi saat ini saya khawatir ini menjadi barang yang langka, jarak kita dekat tetapi secara moral di pisahkan oleh kemajuan teknologi dan informasi, visi jalan hidup masing masing ibu dan anak itu, masing masing sibuk dengan hp nya, bapaknya sibuk dengan pekerjaannya, ibu sibuk dengan group arisannya,” ungkapnya.

Lanjutnya, sekarang ini sangat di butuhkan kembali kefitrahnya, kekuatan sekarang itu di mulai dari kekuatan keluarga oleh karena itu kembali kehubungan interpersonal didalam keluarga yaitu kembali kepada keluarga itu sendiri yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.

“Semua anggota keluarga yang terlibat didalamnya, sehingga terjalin hubungan yang harmonis di dalam keluarga itu sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Kementrian Pemberdayaan Perempuan Kota Tangerang Selatan, Ibu Leni Roslina mengatakan kehidupan kita sehari hari tidak lepas dari keluarga dan memang sudah diikat dalam family dalam sebuah keluarga jadi kita dalam membangun anak kedepan ibu bapak sekalian kita fokus dalam kelima hal yang besar.

Yang pertama adalah kita harus fokuskan kepada anak anak kita sendiri ada 87 juta anak indonesia, dan ini 34 persen dari jumlah total penduduk indonesia, sebagian ada di Kota Tangsel.

“Kurang lebih 350 rb ada di Kota Tangsel, jadi 87 juta anak inilah semua dengan orang tua kita atau orang tua pengganti nya mereka perlu dipenuhi hak-haknya dan perlu kita lindungi,” ujarnya.

Menurutnya, yang pertama bisa kita lakukan adalah apapun untuk anak anak ini, adapun orang tua atau orang tua penggantinya dalam dalam bahasa konvensi internasionalnya “the best interest of our be long children”,

“Berikan yang terbaik bagi kepentingan anak-anak yang kita cintai, itu seluruh dunia sepakat apapun yang kita lakukan adalah untuk kepentingan terbaik anak anak kita,” pungkasnya.

Selesai membuka acara Wakil Walikota Tangerang Selatan berkeliling meninjau booth. Acara festival di isi dengan berbagai macam kegiatan seperti Talk show, periksa gigi gratis dan games untuk anak anak dan hiburan. (***)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.