Ciputat – Proyek Toll JORR 2 Serpong – Kunciran yang melewati Kp. Rawalele RT 04/010 Kel. Jombang Kec. Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah berlangsung aksi unjuk rasa oleh warga RT 04/10 Jombang, Kamis (31/5-2018).

Jumlah massa dari aksi tersebut sekitar 20 orang dengan penanggung jawab H. Supriyadi selaku Koorlap.

Dalam tuntutan aksi tersebut meminta kejelasan PPK terkait pembangunan Masjid Al Falah dan Meminta di buatkan nya jalan tembus dari RT 02 ke RT 04.

Aksi warga tersebut membawa alat peraga berupa Spanduk yang bertuliskan “Kami warga RW 10 Jombang Rawa Lele meminta kejelasan nasib Masjid Al Falah dan sebelum ada kejelasan tentang Masjid Al Falah sementara kegiatan pekerjaan TOL di sekitar RW 10 warga konta di hentikan.

Saat Konferensi Pers Koorlap aksi, H. Supriyadi mengatakan warga memohon dari pihak terkait secepatnya untuk diurus masalah Masjid Al Fallah, warga dan jamaah sudah merasa tidak nyaman dan tidak layak.

“Sekeliling lokasi sudah banyak pembangunan, sering banjir, banyak debu, dan jalan menjadi becek, meminta PPK dan pihak Toll secepatnya untuk mengurus,” ujar Supriyadi.

Menurutnya, mediasi terus dilakukan, pihak masjid ingin secepatnya segera diurus, warga sudah dua tahun bersabar dari tahun 2016 sampai sekarang.

“Warga sepakat untuk melakukan relokasi tanah pengganti masjid, dan lokasi tanah untuk masjid sudah ada, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” ujarnya lagi.

Dalam aksi warga tersebut didukung oleh Ormas BPPKB Tangsel, warga memasang spanduk di sekitar Masjid, dengan harapan agar pembangunan Proyek Jalan Toll JORR ll Serpong-Kunciran, dihentikan sementara.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat, Ustad Saepul selaku Ketua DKM Al Fallah, mengatakan aksi ini merupakan Klimaks warga dari beberapa bulan terkait pemindahan lahan masjid, tetapi sampai detik ini belum ada solusinya, padahal pembangunan Toll sudah berjalan.

“Sementara pihak kontraktor, pihaknya hanya mengikuti panitia pembebasan lahan untuk jalan toll,” ungkapnya.

Dari aksi ini meminta perhatian dan kejelasan terkait pembebasan lahan masjid, bagaimana nasibnya, sementara jawabnya selalu hanya menunggu dan menunggu, padahal pihak PPK berjanji awal ramadhan jamaah sudah menempati tempat baru.

“Tempat sesuai musyawarah warga sudah ada untuk penggantian lahan masjid, tapi belum berani melakukan eksekusi masjid karena belum dapat rekomendasi,” tuturnya lagi.

Ia menjelaskan warga menanti jawaban dan kejelasan pergantian lahan masjid, apabila belum ada solusinya, berharap pembangunan Toll Serpong-Kunciran untuk dihentikan terlebih dahulu.

Selama berlangsungnya aksi warga tersebut berjalan damai, situasi aman dan kondusif. (***)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.