Serpong – Guna melindungi masyarakat dari produk pangan olahan yang dapat membahayakan kesehatan konsumen, maka dibutuhkan izin atau sertifikasi atas produk makanan yang dihasilkan oleh para produsen makanan.

Semua produk makanan yang akan dipasarkan di Kota Tangerang Selatan, baik berasal dari dalam dan luar daerah harus didaftarkan dan disertifikasi melalui instansi yang berwenang.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel mengadakan Sosialisasi dan mengajak para Industri Rumah Tangga (IRT) untuk melakukan sertifikasi  terhadap produknya pada hari Rabu (4/5-2016) di Resto Kampung Anggrek, Serpong Kota Tangsel.

“Diwajibkan untuk Industri Rumah Tangga (IRT) yang baru mendaftar sebagai salah satu proses, setelah mendaftar baru diadakan penyuluhan serta melakukan perubahan ditempat produksi, kalau memenuhi syarat baru dikeluarkan sertifikasinya,” kata  Anton Wibawa selaku Kasie. Kesling Dinas Kesehatan Kota Tangsel.

Apabila kita melihat pada produk-produk makanan dan minuman yang beredar di supermarket, toko, warung dan pasar, maka nomor pendaftaran dapat kita temukan di bagian depan label produk pangan tersebut dengan kode SP, MD atau ML yang diikuti dengan sederetan angka.

Untuk Industri yang berskala rumah tangga, cukup dengan mendaftarkan produk yang akan dipasarkannya melalui Dinas Kesehatan berupa Nomor SP dan Nomor P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

“Dalam proses pengajuannya tidak dipungut biaya, semua dibiayai oleh APBD Kota Tangsel,” ujar Anton menambahkan.

Sejauh ini pendaftaran makanan dan minuman untuk seluruh wilayah Kota Tangerang selatan ditangani langsung oleh Dinas Kesehatan Tangsel.

Lebih lanjut, Anton berharap mari kita bersama-sama menata Tangsel sesuai himbauan Walikota dari sektor Industri Rumah Tangga Pangan supaya lebih bangus tidak kalah dari daerah-daerah lain.

“Barometer kita adalah Kota Bandung untuk pangan, Cuma kita secara bertahap apa yang ada di Kota tangsel akan kita perbaiki terutama dari segi sanitasi,” jelasnya (IsOne)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.