Tangerang, BidikTangsel.com – Untuk ketiga kalinya, Kota Tangerang menerima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya merupakan pengakuan atas komitmen dan peran Pemerintah Daerah (Pamda) dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi penyetaraan gender.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohana Susana Yembisse kepada Wali Kota Tangerang Arief. R. Wismansyah di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan no VI Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Pemkot Palu Lakukan Study Tiru Terkait Inovasi Dan Penanganan Persampahan

Ditemui seusai acara, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Tangerang yang telah berbuat nyata untuk pemberdayaan perempuan dan anak di Kota Tangerang.

“Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan fokus dalam pemenuhan hak serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelasnya.

Ia berharap penghargaan ini menjadi modal penting untuk memperkuat dan meningkatkan kepedulian dalam pemberdayakan perempuan. Selain itu juga, perlindungan terhadap hak-hak anak sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca Juga :  Pawai Taaruf Bersamaan, MTQ Pelajar Digelar 19-20 September 2018

“Karena merekalah masa depan Kota Tangerang,” terang Arief.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tangerang (DP3AP2KB) Iis Aisyah menuturkan, diraihnya penghargaan APE tersebut tentunya tidak terlepas dari usaha Pemkot Tangerang yang begitu perhatian terhadap isu-isu pengarusutamaan gender.

“Kita sudah mempunyai Peraturan Daerah yang mengatur terkait Pengarusutamaan Gender yaitu Perda Nomor 05 tahun 2018,” jelas Iis.

Baca Juga :  Pengecekan Tera Ulang SPBU Secara Berkala

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang rata-rata dalam setahun sudah menganggarkan Rp 200 miliar lebih untuk pemberdayaan perempuan dan anak.

“Makanya Indeks Pembangunan Gender (IPG) kita cukup tinggi di angka 94,03 dan kita juga mendapat penghargaan untuk Kota Layak Anak,” tandasnya.

(*GaL)

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.