SERPONG, bidiktangsel.com -Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan stok elpiji di Tangsel jelang Pemilihan Presiden dan Legislatif 2019, serta Ramadan dan Idul Fitri nanti dijamin aman.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Maya Mardiana seusai menggelar Rapat Koordinasi Distribusi Gas Elpiji di kawasan Serpong Tangsel, Kamis (28/03)

Menurutnya untuk stok Elpiji menjelang Pemilu, Ramadan dan Idul Fitri masih dalam kondisi aman. “Untuk kuota per tahun adalah 17 juta tabung. Sedangkan untuk rata rata se-Tangsel per bulan adalah 1.2 juta tabung tergantung kondisi masyarakat, misalnya jika menjelang Ramadan dan Idul Fitri biasanya permintaan meningkat,” katanya.

Ditambahkannya, sesuai laporan dari Agen maupun Pangkalan elpiji yang ada di Tangsel stok elpiji sampai dengan Ramadan dan Idul Fitri masih dalam kondisi aman.”Stok masih aman ini berdasarkan laporan 32 Agen dan 583 pangkalan di Tangsel,” ucapnya.

Maya Mardiana juga menambahkan bahwa kedepannya penggunaan gas elpiji 3 KG bersubsidi yang diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu dan kepada pengusaha yang masih berpenghasilan dibawah 300 juta rupiah pertahun ini akan diperketat pengawasannya.

“Supaya tidak terjadi penyalahgunaan gas elpiji tersebut, Disperindag agar selalu berkoordinasi dengan instansi lintas sektoral seperti Polres, Hiswana Migas, PT Pertamina, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial dan termasuk Bapedda.

Kedepannya menurutnya gas elpiji akan dibatasi secara ketat dimana hanya dapat dibeli oleh Keluarga yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

“Kartu KKS menjadi Kartu Kendali dalam pembelian Gas Elpiji. Sedangkan untuk ASN di Tangsel sudah dikeluarkan Surat Edaran Walikota Tangsel bahwa ASN di Tangsel beralih ke Gas Non Subsidi karena gaji ASN sudah mencukupi diatas 1.5 juta rupiah. Sehingga Gas Elpiji Subsidi hanya diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD Himpunan Wiraswasta Nasional Pengusaha Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas Tangerang) Whari Prihantono menjelaskan bahwa hingga saat ini Hiswana Migas belum mendapat surat dari PT. Pertamina apakah ada perlakuan khusus menjelang Pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

“Diperkirakan PT. Pertamina akan menambah stok persediaan Elpiji maupun BBM mengingat di Bulan April 2019 ada hari libur yaitu Pemilu 17 April dan Libur Wafat Isa Almasih pada 19 April 2019,” ujarnya.

Whari menambahkan untuk stok elpiji dan BBM dapat disampaikan masih dalam kondisi aman dan cenderung berlebih.

“Ini memang sengaja untuk menambah sedikit demi sedikit stok persiapan menjelang bulan Ramadan tahun 2019 ini,” pungkasnya.(humas_kominfo)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.