Jember, bidiktangsel.com – Setelah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berakhir pada tanggal 27/3 yang lalu, ternyata salah seorang yang rumahnya dijadikan posko penginepan ternyata mereka merasa kehilangan.

Sebut saja H. Ilyas, pemilik Runah yang ditempati menjadi penginepan sepuluh orang  TNI saat pelaksanaan TMMD mengatakan, bahwa dirinya merasa kehilangan setelah program selesai.

“Kami sangat merasa kehilangan setelah mereka meninggalkan desa ini karena rugasnya telah selesai,” Ungkapnya, Sabtu (30/2/2019).

Ilyas mengatakan, dulu rumahnya ramai saat mereka saat masih ada kegiatan TMMD.

Namun, lanjut Ilyas, kini sudah sepi semenjak beberapa hari mereka meninggalkan rumahnya kembali ke markasnya masing-masing.

“Kami sampai saat ini masih teringat mereka karena mereka itu baik-baik dan manut-manut,” bebernya.

Katanya, jika waktunya shalat mereka itu berhenti bekerja untuk melaksanakan kewajiban shalat. Sementara yang beragama Nasrani pun juga berhenti jika sudah hari minggu untuk beribadah di gerja.

Laki-laki yang berprofesi sebagai petani itu juga mengatakan bahwa, TNI itu orangnya manut-manut dan Akhlaknya bagus saat tinggal dirumahnya.

Sekedar untuk diketahui bahwa, rumah H Ilyas sekeluarga, salah seorang warga Dusun Paleran, Desa Gunungmalang dalam kegiatan TMMD yang ke 104 Jember ditemani 10 orang anggota TNI yang ditugaskan bekerja selama pelaksanaan program.

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.