Kesadaran Masyarakat Terhadap Sampah Masih Rendah

Kesadaran Masyarakat Terhadap Sampah Masih Rendah

Kota Tangerang – Beberapa bulan belakangan ini, banyak orang mengatakan kebersihan cukup terasa dan terjaga disetiap sudut jalan raya bahkan disetiap gang sehingga terasa nyaman di Kota Tangerang.

Namun tidak dapat dipungkiri, saat kini banyak sekali ditemukan sampah – sampah yang berserakan diberbagai tempat, salah satunya banyak sampah yang ditemukan berserakan di dalam selokan juga di tepi jalan raya HOS Cokroaminoto Kec. Ciledug, Kota Tangerang. Kamis, (26/09/2019).

Kasi Tramtib Ciledug M. Syahri, SH menyampaikan, warga yang membuang sampah ditepi jalan dan kedalam selokan atau tempat lain adalah mereka yang tidak peduli terhadap lingkungan. Mereka tidak memikirkan akibat yang dapat terjadi apabila mereka terus menerus membuang sampah sembarangan.

“Akibatnya bahkan sering kali dapat merenggut nyawa manusia. Sampah yang dibiarkan menumpuk terus menerus dapat mengganggu pandangan dan juga hidung kita merasakan bau yang tidak sedap,” ujar Kepala Tramtib M. Syahri, SH saat Bidiktangsel.com berada dikantornya.

Jika warga adalah orang-orang yang bertanggung jawab, tambahnya, tentu mereka akan peduli terhadap lingkungan dan melakukan berbagai cara agar lingkungan itu tetap terjaga kebersihannya.

Sebenarnya banyak sekali akibat yang dapat terjadi apabila kita terus menerus membuang sampah sembarangan.

“Selain itu sampah yang menumpuk dapat menyebabkan bibit penyakit saat hujan turun dengan deras, dan akhirnya terjadi banjir, apabila saat terjadi banjir besar maka akan banyak orang yang kehilangan harta benda bahkan nyawa mereka,” tegasnya.

Sementara Budi Purnomo, salah satu staf Pelayanan Kecamatan Ciledug yang juga bertugas menjaga kebersihan sekaligus kordinator mengatakan, atas perintah pimpinan untuk menjaga dan menghalau bagi masyarakat yang membuang sampah, ada juga warga di luar wilayah Ciledug membuang sampah.

“Memang terkadang warga malas untuk mencari tempat sampah dan seringkali kita malah asal membuang sampah ke jalan seperti saat kita naik kendaraan ataupun saat berjalan kaki,” ungkap Budi Purnomo yang didampingi oleh beberapa orang petugas malam lainnya.

Kesadaran Membuang Sampah pada Tempatnya Dinilai Kurang

Pemkot Tangerang telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sampah. Pemkot Tangerang hingga Kecamatan gencar melakukan sosialisasi dengan tindakan. Namun pada saat itu belum diajukan ke perkara tipiring.

Budi Purnomo bersama anggota Tramtib Kecamatan Ciledug menambahkan, masyarakat yang membuang sampah pada tempatnya dinilai masih kurang. Baru-baru ini, terlihat sebagian besar yang membuang sampah pada malam hari dan dini hari.

“Ketika agak lengah ini luar biasa beberapa yang kami temukan itu masih ada perilaku masyarakat membuang sampah sembarangan,” ungkap Budi Purnomo yang bertugas sejak Pk.19.30. WIB hingga Pk.07.00. WIB.

Saat operasi dilapangan, kembali pada Kasi Tramtib Ciledug M. Syahri, SH sudah mempersiapkan personelnya untuk melakukan pemantauan ketika angkutan umum atau pengendara kendaraan pribadi yang membuang sampah di sembarang tempat, akan dilakukan penindakan.

M. Syahri juga menegaskan, penegakan Perda tersebut saat ini sudah bukan persuasif lagi melainkan sudah yustisi. Sebab, di dalam Perda tersebut diatur jelas mengenai ancaman kurungan.

Menurutnya, Dari temuan beberapa titik yang kerap menjadi sasaran pembuangan sampah oleh orang tua saat pagi-pagi mengantar anaknya ke sekolah bahkan, terkadang orang tua menyuruh anaknya yang membonceng di belakang untuk melempar sampahnya.

Di lokasi-lokasi tersebut tidak hanya warga Ciledug, melainkan juga dari daerah sekitar Joglo DKI Jakarta dan Larangan.

“Penyadaran itu tetap kami dorong juga kejadian kemarin ketika sudah kita BAP sampai saat ini belum tertangkap lagi. Tapi terus kami lakukan pemantauan,” ungkapnya.

PENULIS : EDWARD. AN.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.