Tiga Bawalkot Muda Tangsel Uji Gagasan Dalam Diskusi Tangsel Bicara

Tiga Bawalkot Muda Tangsel Uji Gagasan Dalam Diskusi Tangsel Bicara

Serpong – Hal yang menarik dari perhelatan Pilkada 2020 mendatang adalah bermunculannya figur muda yang mencalonkan diri sebagai calon walikota Tangsel. Di antara banyak nama yang muncul, ada tiga tokoh muda yang selalu muncul dalam percakapan elit maupun grassroot.

Ketiganya bisa dianggap sebagai Top 3 dari nama-nama tokoh muda yang saat ini masuk bursa bawalkot Tangsel. Mereka adalah Fahd Pahdepie (33 tahun), Suhendar (37 tahun), dan Aldrin Ramadian (41 tahun).

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) punya cara tersendiri untuk menguji ketiganya. Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda Ke 91, Senin (28/10-2019), menggelar acara bertajuk ‘Tangsel Millennials Need Future Leaders’ dalam serial Tangsel Bicara yang biasa digelar sebulan sekali.

Acara yang diselenggarakan di Resto Kampung Anggrek ini dihadiri selain 3 Bacawalkot, para kaum milenial dan tokoh muda Tangsel.

Menurut ketua penyelenggara, acara ini adalah uji gagasan. “Pemimpin muda harus identik dengan gagasan baru yang ditawarkan,” ujar Andre Blek,

Ketiga calon itu, tambah Andre, diuji dengan berbagai pertanyaan oleh para panelis yang terdiri dari latar belakang berbeda. Seperti akademisi, budayawan, politisi dan pengusaha muda, serta insan pers.

“Ini akan jadi simbol politik anak muda, bacawalkot muda diuji oleh tokoh-tokoh muda. Kita lihat kualitasnya nanti.” tambahnya.

Adapun tim panelis yang akan menguji tiga bacawalkot muda ini antara lain Asep Solahudin (politisi/pengusaha), Djaka Badranaya (akademisi), Athari Farhani (Ketum Permahi), Chavchay Syaifullah (Budayawan), dan Zarkasih (pers).

Yang bertindak sebagai moderator dalam acara ini adalah pengamat kebijakan publik Miftahul Adib.

Ketiga bacawalkot hadir dan siap diuji visi, misi maupun programnya. Bacawalkot termuda, Fahd Pahdepie, menjawab semua pertanyaan panelis dan mengemukakan gagasan terbaiknya.

“Ini bagus dijadikan momentum dalam menggerakkan politik gagasan di Tangsel,” ujarnya.

Sementara komentar senada juga keluar dari dua Bacawalkot lainnya Suhendar dan Aldrin Ramadian. Keduanya memberikan gagasannya dan memberikan presentasi terbaiknya.

Acara ini tampaknya menjadi sajian yang menarik di hari Sumpah Pemuda. Gagasan ketiga bacawalkot ini layak kita simak dan mengetahui sejauh apa kesiapan dan kematangan mereka.

Tentu untuk Tangsel yang lebih baik di masa yang akan datang. (*)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.