Diduga, Aparat Kepolisian Sektor TKT Bekingi Bos Bukit Randu Untuk Eksekusi Tanah Fasum

Diduga, Aparat Kepolisian Sektor TKT Bekingi Bos Bukit Randu Untuk Eksekusi Tanah Fasum

Bandarlampung – Beberapa personil kepolisian sektor Tanjung Karang Timur berada dilokasi tanah yang di klaim warga tanah fasum, mereka diminta pihak Bukit Randu untuk mengamankan pemagaran tanah fasum yang terletak di Rt 05 Lingkungan II Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Tanjung Karang Timur, Selasa (4-12-2019).

“Kami, diminta bu Yesti Herlena (manager Bukit Randu) untuk mengamankan lokasi saja, kami juga atas perintah atasan kami ” kata Kompol. Irianto Kapolsek TKT.

Sebelumnya, ketua RT setempat, Wiwid, menanyakan surat perintah tugas Kapolsek, namun, Irianto tidak mau memperlihatkan. Irianto, bersikeras kalau kehadiran mereka atas perintah atasan,” kata Wiwid.

Kehadiran personil kepolisian tersebut, membuat tanda tanya bagi warga.

Sementara, Yesti, membantah kalau dirinya meminta pengamanan pihak aparat.

“Saya gak tau pak, tanya aja sama mereka (red-personil kepolisian) yang ada didana. Itu, pribadi pak,” kata Yesti via selulernya.

Menurut Yasir, warga setempat yang juga menjabat Lurah Langkapura Baru,bersama warga dan rt setempat, akan berusaha mempertahankan tanah fasum tersebut.

“Saya, akan menghadap pak Wali, untuk meminta tanah itu dibuatkan surat untuk digunakan sebagai fasum.

Dilokasi, tampak beberapa pekerja sedang melakukan pemagaran. Keni, selaku pemborong mengaku dia memborong dari pihak Bukit Randu.

“Saya, cuma kerja pak, kami dibayar harian sebesar Rp 80 ribu. Yang ngasih borongan, bu Yesti, manager Bukit Randu, ” kata Keni. (Mus)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.