Tangerang, bidiktangsel.com – Program TMMD ke 105 yang bergulir di Kecamatan Krinjo Desa Blukbuk Kabupaten Tangerang
sejak 10 Juli 2019 lalu kini hampir tuntas. Salah satu program selain program fisik adalah program non fisik yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan.

Sebelumnya, telah dilaksanakan sosalisasi tentang bahaya radikalisme, penyuluhan pertanian dan peternakan. Kali ini, Satgas TMMD bekerjasama dengan
Kementerian Agama Kabupaten Tangerang untuk memberikan penyuluhan dalam bentuk pembinaan mental dan kerukunan umat beragama.

“Kegiatan pembinaan mental dan kerukunan umat beragama tersebut digelar di SMAN 11 Sepatan Kabupaten Tangerang,” ujar Kapten Cpm Djalaluddin Putra Koordinator TMMD Non fisik 105.

Menjadi narasumber adalah dari Kementreian  Agama Kabupaten Tangrrang. Dalam materinya, menerangkan, bangsa Indonesia sudah sejak lama memiliki keragaman sosial bahasa, adat istiadat, suku, budaya serta agama dan lainnya. Meskipun bermacam keragaman, Indonesia rakyatnya sampai saat ini tetap harmonis.

“Maka dari itu diharapkan ke depan terus seperti itu, bahkan bisa saling mengisi dalam pembangunan bangsa,” katanya.

Ia menjelaskan, meski berbeda-beda suku budaya, bahasa, adat istiadat dan agama, namun pada dasarnya semua tetap satu sebagai rakyat Indonesia.

“Sehingga sebagai rakyat Indonesia kita harus bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” jelasnya 

Sementara, Ridwan salah satu Siswa SMAN 11 Sepatan mengatakan, pentingnya toleransi dalam hudup beragama terutama di lingkungan sangat penting untuk kesatuan dan kesatuan Bangsa. “Kami sekarang mengerti perlunya kerukunan hidup beragama setelah mengikuti penyuluhan TMMD Kodim 0510 Tigaraksa,” ucapnya.*pendim 0510/Trs.

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.