Ciputat – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany melepas ratusan peserta lawatan sejarah daerah (Laseda) di Lapangan Balai Kota Tangsel, Maruga, Ciputat pada Kamis, 22 Agustus 2019.

Laseda adalah bagian dari kegiatan Lawatan Sejarah Nasional (Lasenas) yang telah berjalan dan menjadi program rutin di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pada sambutannya, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, sebelumnya peserta telah diberi pemahaman dan pelatihan tentang sejarah dan situs-situs yang ada di Kota Tangsel. Selain itu, menggali, menjaga, melestarikan, membina, dan mengembangkan kebudayaan yang ada di Kota Tangsel.

Baca Juga :  Ketum PWI Pusat Nilai Margiono Berpotensi Pimpin Tangsel

“Peserta akan mengetahui dan mendalami sejarah di Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam kerangka membangun anak-anak yang cerdas dan berkarakter.

“Kota Tangsel, kota termuda di Provinsi Banten punya banyak sejarah. Kan lebih asyik belajar langsung dilapangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Walikota juga berpesan, sebagai generasi penerus, wajib untuk mengetahui apa-apa yang telah ada dan yang pernah terjadi. Sehingga, menjadi sejarah yang patut dikenang dan tetap dijaga kelestariannya.

Baca Juga :  Jaga Kesehatan Anak, Pemkot Gelar Gereget 2018

“Satu hal penting yang ingin saya tekankan pada kesempatan ini. Mari kita jadikan kegiatan ini, sebagai wadah untuk mengenal sejarah panjang dari kota kita ini,” pungkasnya.

Dalam lawatan Laseda, siswa diajak mengunjungi Monumen Peristiwa Lengkong yang terletak di Lengkong Wetan dan juga beberapa monumen sejarah dan cagar budaya yang ada di Kota Tangsel. (Humas-Kominfo)

Baca Juga :  Diskusi : Politik Transaksional vs Politik Jalan Lurus

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.