Pesawaran – Terkait 48 rekening Dinas Pendidikan yang tidak terdaftar di Pemkab Pesawaran, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang harus menutup rekening tersebut, demikiaan dikatakan Anjas Saputra, Kepala Bidang Sarpras. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, saat dikonfirmasi, pagi tadi, Kamis (29/8-2019).

“Menurut saya, kalau kita (red-dinas pendidikan) yang menutup rekening tersebut, itu salah besar. Sebab yang membuka rekening tersebut adalah dari pihak kementerian, jadi yang harus menutup semua rekening itu juga dari kementerian,” kata Anjas.

Baca Juga : Temuan BPK RI, 48 Rekening Tidak Terdaftar, Disdik Pesawaran Segera Tindak Lanjuti

Menurutnya, sekolah yang dapat bantuan block grant pada waktu itu, rekeningnya sudah dibuatkan dari kementerian.

“Pihak sekolah datang langsung ke bank dengan menunjukkan SK dan NPSN untuk pencairan, itupun bertahap pencairannya,” tambah Anjas.

Ia juga menjelaskan, Dinas hanya sebagai monitoring saja, setelah dana dari kementerian dicairkan, dan selesainya pekerjaan itu, selanjutnya Dinas menginstruksikan ke sekolah-sekolah untuk mendaftarkan ke bagian aset, setelah serah terima dengan pihak kementerian.

Terkait temuan BPK RI soal 48 rekening yang tidak terdaftar, Anjas menyayangkan BPKD mengapa tidak ada koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran.

“Mestinya, kami dipanggil, diberitahu, jadi kami bisa menindak lanjuti. Jujur saja, saya nggak pernah tahu temuan BPK itu sebelumnya. Justru saya tahunya dari rekan media,” tutupnya. (mus)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.