Pesawaran – Dana Block Grant adalah program bantuan langsung dari Pusat melalui Kementerian Pendidikan yang bersumber dari APBN yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan sekolah.- sekolah di daerah, baik untuk rehab Ruang Kelas Belajar maupun Ruang Kelas Baru.

Dari hasil audit BPK-RI tahun 2018, tim pemeriksa menemukan adanya 48 rekening yang tidak terdaftar di rekening milik Pemkab Pesawaran.

Baca Juga : Temuan BPK RI, 48 Rekening Tidak Terdaftar, Disdik Pesawaran Segera Tindak Lanjuti

Dari hasil temuan tersebut, 38 rekening merupakan bantuan block grant senilai Rp.11.497.000.000 pada tahun 2017.

Rinciannya adalah 30 rekening milik Sekolah Dasar (SD) dan 8 rekening milik Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dana bantuan hibah dari pusat tersebut, direalisasikan untuk rehab gedung dan membangun prasarana lainnya.

Namun, pada tahun yang sama, Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran menyalurkan bantuan yang bersumber dari Dana APBD Kab. Pesawaran senilai 9 Milyar lebih ke beberapa sekolah dan peruntukannyapun sama.

Berdasarkan data yang ada, ditemukan 2 sekolah yang menerima bantuan ganda senilai lebih dari 1 Milyar.

Dari temuan tersebut, diduga salah satu bantuan yang diterima sekolah adalah fiktif.

Baca Juga : Kabid Sarpras, Rekening Yang Tidak Terdaftar, Kementerian Yang Harus Menutup

Kabid. Sarpras Dinas Pendidikan Kab. Pesawaran, Anjas Saputra, sebelumnya pernah mengatakan, kalau bantuan block grant tersebut yang membuat perencanaan dan pelaksanaannya diserahkan melalui Tata Kelola (Takola) SMK, sedangkan dinas hanya monitoring saja.

Tetapi, dalam hal ini, monitoring yang dilakukan dinas perlu dipertanyakan.

Mengapa, terdapat 2 sekolah yang menerima bantuan ganda pada tahun yang sama ?

Sementara itu, surat klarifikasi yang ditujukan kepada Bupati Pesawaran nomor : 010/ KLA-RED/VIII/2019, tanggal 26 Agustus 2019, terkait rekening yang tidak terdaftar, didisposisikan kembali ke Dinas Pendidikan Kab. Pesawaran. (mus)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.