Pesawaran – Sedikitnya ada 48 rekening yang tidak terdaftar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, hal itu terungkap dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Lampung, tanggal 24 Mei 2018 lalu.

Bupati Pesawaran berdasarkan surat nomor : 900/0744/IV.12/II/2017 tanggal 13 Februari 2018 prihal surat pernyataan atas kepemilikan rekening yang ditujukan kepada tim pemeriksa BPK, memiliki 427 rekening.

Namun dari hasil pemeriksaan, terdapat 48 rekening yang berada dalam penguasaan dan pengelolaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pendidikan Pesawaran.

Dari 48 rekening tersebut, terdapat 38 rekening sekolah penerima bantuan block grant senilai 11,4 Milyar.

Pada pernyataan sebelumnya, terkait rekening tersebut, Kepala Bidang Sarpras Dinas Pendidikan Kab. Pesawaran, Anjas Saputra, mengatakan, bahwa rekening tersebut tidak ada kaitan dengan dinas pendidikan. Rekening tersebut milik Kementerian Pendidikan, jadi kalaupun rekening tersebut harus ditutup, yang menutup harus dari kementerian, kata Anjas.

Sementara itu, Sekretaris BPKAD Kabupaten Pesawaran, Iswanto, saat dikonfirmasi, Rabu (11/9), mengatakan, bahwa penutupan rekening masih dalam proses.

“Nanti penutupan rekening itu nunggu kita SK kan lagi, nanti sekolah kita periksa, apakah rekening itu masih digunakan apa tidak, setelah itu kita buatkan SK. Dan yang menutup dari Pemda (Bupati),” terang Iswanto.

Perlu diketahui, belum ditetapkannya mekanisme pembukaan dan penutupan rekening, akan meningkatkan risiko penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak. (mus)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.