Serpong – Aksi Unjuk Rasa (Unras) yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Tangerang Selatan Bersatu melakukan aksi unjukrasa pada hari Senin (22/8-2016) di Taman Kota 2 Kelurahan Setu Kecamatan Setu Kota Tangsel.

Aksi yang dimulai pada jam 08.30 wib membawa tema Bebaskan Sarana Olah raga maupun pintu masuk Taman Kota 2 BSD.

Tampak terpampang di gapura 1 (satu) sepanduk warna hijau tulisan putih, Gerakan masyarakat Bersatu Memohon kepada pemerintah kota Tangsel untuk membebaskan sarana olah raga maupun pintu masuk Taman kota 2 BSD.

Peserta Unras Pedagang area Taman kota 2 (dua), Gabungan PKL dan pengelola parkir berjumlah 50 an orang, dengan membawa spanduk dan pengeras suara.

Baca Juga :  Keluarga: Ini Sudah Kehendak Allah, Kami tidak akan menuntut siapapun

Unras bergerak ke Kantor Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman pada jam 09.30 WIB dan memasuki kantor tersebut untuk melakukan Mediasi.

Dari keterangan peserta yang mewakili mediasi, Haryanto sebagai koordinator yang di dampingi 2 orang dari aksi tersebut.

“Hasil kesepakatan untuk sementara PKL dan Pengurus Parkir dapat beroperasi kembali dengan catatan, jika Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman akan menggunakan area tersebut, maka tidak ada lagi tuntutan kepada Dinas,” ujarnya.

Baca Juga :  Kendala Terbanyak Karena Non Teknis

Di tegaskan selesai berdagang PKL baik Petugas parkir harus membersihkan sampah dan jangan sampai ada penimbunan sampah di area taman kota 2, apalagi menimbulkan bau akibat timbunan sampah.

Aksi yang berlangsung hingga pukul 11.00 wib dengan pengamanan Kepolisian Polres Tangsel dan Polsek Cisauk melibatkan 30 personil

Selesai melakukan aksi dan mediasi para peserta unjuk rasa langsung membubarkan diri dengan tertib. (IsOne/Sulis)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.