Pondok Aren – Guna mempercepat pelayanan Perekaman E-KTP, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan membuka pelayanan pada Hari Sabtu dan Minggu.

Bahkan pelayanan perekaman E-KTP pada Sabtu dan Minggu tersebut dilakukan dengan sistem jemput bola ke warga langsung.

Pemkot Tangerang Selatan meminta kepada warga Kota Tangsel yang belum melakukan perekaman untuk segera melapor ke pihak Kecamatan maupun Kelurahan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK).

“Lurah dan Camat terus sosialisasikan kepada masyarakat terkait kewajiban mereka,” kata Kabid. Kependudukan Kota Tangsel, Heru Sudarmanto saat ditemui di kantor Pelayanan Kecamatan Pondok Kota Tangsel, Sabtu (27/08-2016).

“Termasuk soal perekaman KTP, jangan sampai masyarakat kurang terinformasikan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemkot Tangsel, sampai bulan Agustus 2016 tercatat sebanyak 98 ribu warga Kota Tangsel belum melakukan perekaman, sedangkan untuk batas akhir perekaman sebagai instruksi dari Kemendagri adalah 30 September 2016.

Untuk itu Kadis. Dukcapil menghimbau kepada seluruh RT, RW, kelurahan dan Kecamatan untuk melakukan jemput bola dengan terjun langsung ke masyarakat mendata warganya yang belum melakukan perekaman.

Heru Sudarmanto juga menjelaskan bahwa pihaknya selama ini telah mengerahkan unit mobil perekaman E-KTP yang nanti akan mengunjungi warga yang belum melakukan perekaman.

“Dalam satu hari, rata-rata ada 150-200 warga yang kita layani lewat fasilitas mobil keliling tersebut,” jelasnya sekaligus menjelaskan bahwa¬† bagi warga yang mau dikunjungi mobil perekaman E-KTP, bisa menghubungi langsung pihak kelurahan masing-masing.

Untuk itu, Heru minta kepada warga Kota Tangsel untuk proaktif dalam mengurus administrasi kependudukan, dengan memberikan data yang valid. Karena, menurutnya masih banyak ditemukan data kependudukan yang ganda.

“Sebenarnya kalau datanya benar cukup bawa KTP dan KK ke kantor kecamatan bisa langsung melakukan perekaman. Cuman ada juga yang agak lama prosesnya karena datanya enggak muncul, itu bisa karena NIK nya ganda atau emang belum terdata,” pungkas Heru. (IsOne)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.