JAKARTA, – Mahkamah Konstitusi Gelar Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKN Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019, Penghargaan Media dan Jurnalis Terbaik, serta Penghargaan Pengelolahan Jurnal dan Artikel Terbaik. Dalam memberikan pendidikan dan pelatihan secara terstruktur dan sistematis dengan melakukan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dan menyebarluaskan nilai-nilai konstitusi kepada kelompok masyarakat. Mahkamah Konstitusi (MK), melalui Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi menggelar Anugerah Konstitusi untuk pengajar/Guru PKn tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB)/ Madrasah Aliyah (MA)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) baik Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN, yang bertugas pada satuan pendidikan di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun dari Kementerian Agama dari seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan berbagai kalangan memahami mengenai MK sehingga mendorong partisipasi objektif dan konstruktif mereka dalam pelaksanaan wewenang dan kewajiban MK, sekaligus mendorong terwujudnya budaya sadar berkonstitusi. Setelah melalui tes tertulis pengetahuan, dan Pendalaman Evaluasi, Deskripsi diri Dokumen Karya tulis, best practice, inovasi pembelajaran, proposal penelitian PPKn.

Serta Presentasi Karya tulis, best practice, inovasi pembelajaran, proposal penelitian PPKn selama 4 (empat) hari di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi di Cisarua ,Bogor. MK pun melangsungkan Puncak Anugerah Konstitusi Bagi Pengajar/Guru PKn 2019 yang berlangsung di Grand
Ballroom Hotel Sahid Jakarta. Dimana pada acara tersebut akan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama menetapkan Guru PPKn Peringkat I, II, III, dan Harapan untuk masing-masing satuan pendidikan.

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih dari Mahkamah Konstitusi atas dukungan, kerjasama, dan kemitraan yang telah terjalin baik antara MK dengan kalangan media massa nasional serta kalangan masyarakat, MK memberikan penghargaan “Media Award’s 2019” bagi Media dan Jurnalis. Pada tahun 2019 kali ini, MK memberikan penghargaan untuk Media Massa Terbaik, Media Online Terbaik dan Media Televisi terbaik. Serta pada kesempatan kali ini, MK memberikan penghargaan bagi 3 (tiga) Penulis Opini Terbaik, dan 3 (tiga) Jurnalis terbaik. Diharapkan kedepan, media award’s ini dapat menjadi motivasi
bagi insan media untuk dapat terus berkarya dalam memberikan informasi yang bermanfaat, membangun dan dapat dipercaya serta mencerdaskan bangsa.

Adapun mekanisme penjurian dilakukan secara tertutup oleh para dewan juri yang berasal dari pihak Internal MK dan Pihak Eksternal yang diantaranya terdiri dari Akademisi, Praktisi dan Pengamat. Proses penjurian dilaksanakan melalui dua tahap. Terkait penilaian MK mengupayakan anonimitas karya jurnalistik guna memfasilitasi tim Juri sebagai Tim penilai independen serta memberikan penilaian yang objektif.

Beberapa kriteria penilaian yang disepakati diantaranya originalitas dan kebaruan ide, Bahasa, serta penyajian. Seluruh tolak ukur penilaian tersebut, diharapkan merepresentasikan perspektif hukum tata negara dan perspektif komunikasi jurnalistik.

Tidak hanya itu , Mahkamah Konstitusi (MK) Dalam rangka memotivasi keseriusan dan mempertahankan mutu pengelolaan jurnal yang memuat isu konstitusi dan Mahkamah Konstitusi, salah satu organ dalam organisasi Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan yaitu Pusat Penelitian dan Pengkajian (Puslitka) memberikan Penghargaan kepada Pengelola Jurnal Terakreditasi Terbaik dan Penghargaan terhadap Penulis Artikel Terbaik Tahun 2018/2019. Penghargaan dilakukan dalam rangka diseminasi isu konstitusi yang memuat putusan Mahkamah Konstitusi, sehingga mampu mendukung terciptanya kesadaran berkonstitusi oleh setiap warga negara.

Acara Penghargaan kepada Pengelola Jurnal Terakreditasi Terbaik dan Penghargaan terhadap Penulis Artikel Terbaik Tahun 2019, diikuti sebanyak 73 penulis jurnal dari Perguruan tinggi Se-Indonesia. (Rls)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.