Mesuji – Dugaan kasus penistaan lambang negara Garuda Pancasila akan diungkap kembali, karena belum ada tindakan terhadap pelaku yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji.

Zainudin, yang melaporkan kasus ini tahun lalu, mendesak aparat penegak hukum segera menindaklanjuti. Dia, meminta pendampingan dengan LMPI (Laskar Merah Putih Indonesia) Cabang Mesuji, untuk mengungkap kasus ini kembali.

Baca Juga :  Persiapan Pembukaan TMMD Ke-105 Melibatkan Pelajar SMAN 1 Nunukan

“Saya ingin, aparat penegak hukum, segera menindak pelaku dugaan penistaan lambang negara ini yaitu dinas pendidikan kabupaten Mesuji,” katanya.

Saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada Laskar Merah Putih Indonesia,” ujarnya lagi.

Diceritakan, pada waktu itu ada bantuan dari dinas pendidikan kepada siswa sekolah dasar berupa tas sekolah. Namun, pada tas tersebut terdapat gambar lima jari yang didalamnya ada teks Pancasila lengkap dengan perisainya.

Baca Juga :  Wakil Walikota Tangsel Beri Pemaparan pada Diskusi Being Smart with Smart city

“Menurut saya, itu sudah melecehkan, tahun lalu saya sudah melaporkan atas dugaan penistaan lambang negara ini ke pihak berwajib,” tutup Zainudin. (mus)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.