Mesuji – ” Saya sudah laporkan dinas pendidikan Mesuji ke Kepolisian Resort Mesuji, terkait dugaan penistaan lambang negara Garuda Pancasila,” kata Zainudin, saat ditemui di sekretariat LMPI Jl. Zainal Pagar Alam desa Berasan Makmur, Kamis pagi (21/11-2019).

Seraya menunjukkan bukti lapor kepolisian No. POL : STP/ 56 / XII / 2018 / RESKRIM, Zainudin mengecam aksi penistaan tersebut.

Zainudin berharap pihak kepolisian segera menindak pelakunya.

Baca Juga :  Warga Senang, TNI Membuatkan MCK Umum di Desanya

“Saya sekedar mengingatkan, beberapa tahun lalu, penyanyi Zaskia Gotik dikecam publik dianggap melecehkan lambang Garuda, karena membuat candaan mengenai pancasila. Pada saat itu Zaskia ditanya lambang Sila ke – 5 Pancasila, simbol sila ke – 5 Pancasila adalah padi dan kapas namun Zaskia menjawab ” bebek nungging “.

Apalagi ini, sudah merubah lambang Garuda. Perisai, yang berupa jantung yang pada lambang garuda digantungkan menggunakan rantai pada leher Garuda.

Baca Juga :  Pejabat Nasional Hadiri Kuliah Umum Dan Pelantikan SEMMI Yogyakarta

Tetapi, pada tas yang dibagikan oleh dinas pendidikan, perisai diletakkan pada tangan dengan rentangan lima jari. Artinya, pihak dinas pendidikan sudah dengan sengaja mendesain dengan merubah gambar lambang Garuda.

Soal larangan menghina lambang negara diatur dalam pasal 57 UU Nomor 24 tahun 2009. Sedangkan definisi lambang negara dijelaskan dalam pasal 46 sampai dengan pasal 49 UU yang sama.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pringsewu Minta Setiap Kantor OPD Sediakan ATM

Lanjutnya, bagi yang melanggar UU tersebut, ancaman hukumannya terbilang berat , maksimal penjara 5 tahun atau denda paling banyak Rp.500 juta.

Jadi, soal penistaan ini, tidak main-main.

“Saya harap pihak kepolisian harus menindaklanjuti laporan saya sebelumnya,” tegas Zainudin. (mus)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.