Serang – Salah satu tujuan besar dari pembentukan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) adalah untuk membantu pemerintah khususnya Dinas Kominfo dalam mendata media online.

Hal itu disampaikan Ketua SMSI Provinsi Banten, Junaidi dalam pertemuan para pengurus SMSI Banten dengan Walikota Serang, merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi SMSI Banten ke seluruh kepala daerah kota/ Kabupaten di wilayah provinsi Banten, Jumat (13/12)

Menurut Junaidi, penataan media online di fokuskan pada keabsahan dokumen legalitas perusahaan pers dan sertifikasi kopetensi yang dimiliki wartawannya.

“Sejak April 2017, kita baru memulai pada tahap verifikasi dokumen legalitas perusahaan pers. Termasuk data sertifikasi kompetensi wartawan yang dimiliki setiap media online untuk kemudian didaftarkan di Dewan Pers,” jelas Junaidi yang akrab di sapa Edi Rusli ini.

Dalam kesempatan itu Edi Rusli juga menjelaskan bahwa setiap berita yang dibuat oleh wartawan harus memenuhi kaidah dan etika jurnalistik. Sehingga berita tersebut bisa dipertanggung jawabkan.

Sementara itu, Walikota Serang, H. Syafrudin menyambut baik kehadiran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang merupakan wadah perusahaan media online di provinsi Banten, khususnya di wilayah Kota Serang.

Demikian dikatakan Syafrudin saat menerima pengurus SMSI Wilayah Banten di ruang kerjanya, Jumat (13/12).

Dalam pertemuan tersebut Syafrudin didamping Kadis Kominfo Hari dan beberapa staf yang membidangi media.

“Pemkot Serang sangat mengapresiasi kehadiran SMSI di Kota Serang dan insya Allah kedepan SMSI bisa menjadi bagian dari media yang dapat ikut bersama-sama menjadi bagian dalam pembangunan Pemkot Serang dalam pemberitaan, karena apa yang dipaparkan SMSI bisa langsung kami ketahui manfaatnya,” katanya

Syafrudin pun berharap, kehadiran SMSI dapat membawa satu perubahan positif dalam upaya penataan perusahaan media online di Banten, dan Kota Serang. (*)

Facebook Comments

Redaksi

BidikTangsel.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.